Harimau Terkam Dua Ekor Kerbau Di Nagari Sungai Pua, Palembayan

Penulis -

Kamis, 25 Juni 2020 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam. Prokabar — Satwa liar dilindungi kembali berulah di Kabupaten Agam. Kali ini terjadi di Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, pukul 18.00 WIB, Selasa (23/6) lalu.

Mendapat informasi tersebut BKSDA Resor Agam, dipimpin Kepala Resor Konservasi Wilayah Agam, Ade Putra dan tim langsung ke lokasi pada Rabu, (24/6).

Sekitar pukul 09.00 WIB, Petugas Pelestari dan Penjaga Hutan Cagar Alam beserta satwa liar dilindungi itu sampai di lokasi. “Sesampai di TKP, kami langsung melaksanakan wawancara dengan pemilik ternak dan saksi kejadian. Serta melakukan identifikasi ke lapangan,” ungkap Kepala Resor Konservasi Wilayah Kabupaten Agam, Ade Putra.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berdasarkan hasil identifikasi ternyata benar telah terjadi serangan terhadap ternak kerbau sebanyak 2 ekor. Satu ekor kerbau besar milik Pak Con, dan satu lagi kerbau kecil milik ibu Ratini. “Terlihat ada luka cakar dan gigitan pada bagian kaki belakang. Pada bagian leher atau pundak, juga terlihat luka yang sama,” terang Ade.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Mengingat kerbau dewasa mengalami luka parah, maka telah dijual kepada toke kerbau. Sedangkan pada anak kerbau telah diobati oleh Mantri atau petugas kesehatan hewan setempat.

Hasil identifikasi lapangan Tim BKSDA Resor Agam, ditemukan tanda-tanda keberadaan berupa jejak dengan ukuran 11 cm. Juga terdapat jejak yang masih sangat baru, diperkirakan baru 1 jam dilalui. Lokasi kejadian berada di APL atau 2 km dari cagar alam.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

“Upaya penanganan yang kami lakukan dengan pemasangan camera trap sebanyak 3 unit, dan pengusiran dengan menggunakan bunyi-bunyian dan pemantauan selama tiga hari. Kami telah dan akan terus melakukan sosialisasi kepada penduduk sekitar lokasi. Dan menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati. Selain menjaga aman dari hutan sekitar, juga mengamankan ternak pemiliharaannya,” pungkas Kepala RKW Resor Agam tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

Berita Terbaru

Berita

UIN Bukittinggi Gelar Workshop UI GreenMetric

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB