Dampak Penerapan New Normal, Omset Usaha Kecil Mulai Membaik

Penulis -

Kamis, 18 Juni 2020 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pandemi covid-19 yang melanda dunia saat ini menimbulkan efek domino disetiap sendi kehidupan masyarakat. Salah satunya sektor ekonomi.

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar tak dipungkiri sebabkan daya beli turun sehingga berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat.

Memang, sejak virus corona masuk dan adanya pembatasan, omset penjualan turun drastis. Selain warga sekitar, biasanya pembeli yang singgah berasal dari traveller yang melintas. Mungkin karena duit susah, warga jarang belanja.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Begitu pun traveller, karena pembatasan angkutan umum tak ada yang jalan,” sebut Uni Nel salah seorang pemilik warung makan, Kamis (18/6).

Dirinya menambahkan, 3 bulan terakhir benar-benar ujian berat yang harus dihadapi.

“Saya mungkin masih beruntung, masih bisa makan. Sementara banyak tetangga-tetangga yang begitu kekurangan. Alhamdulillah, sejak normal baru ini, ekonomi berangsur membaik. Mulai banyak lagi pelanggan yang datang,” ucapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dirinya menilai pemerintah sebenarnya cukup cepat tanggap hadapi situasi pandemi. Berbagai bantuan, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota digulirkan agar masyarakat mampu melewati krisis ini.

Hanya penyaluran yang kadang tak tepat sasaran sebabkan bantuan tersebut tidak dinikmati orang yang betul-betul membutuhkannya.

“Tidak semua warga disini dapat bantuan. Mungkin karena data yang digunakan, masih data lama, sehingga bantuan tersebut tidak tepat sasaran. Hendaknya pemerintah, dalam hal ini kepala dusun mendata ulang warganya,” pinta Uni Nel.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut, seperti asa semua masyarakat, Uni Nel juga berharap situasi dapat berjalan normal kembali. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir dan kita bisa hidup seperti biasa lagi. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB