Tanah Datar, Prokabar – Jelang pelaksanaan Ibadah Shalat Jum’at, unsur Forkompinda, Kemenag dan Kepala OPD terkait, menyambangi beberapa mesjid di Tanah Datar. Hal ini dilakukan guna melihat sejauh mana mejaid menerapkan protokol kesehatan dalam menjankan kehidupan baru atau new normal.
Suhermen, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tanah Datar menyebutkan, saat ini masyarakat harus mendisiplinkan diri mematuhi protokol kesehatan seperti halnya beribadah di masjid. jika kurang sehat badan, tidak pakai masker, atau tidak mematuhi aturan prorokol kesehatan sebaiknya beribadah di rumah saja.
“Alhamdulillah pengurus masjid sudah menyediakan peralatan sesuai protokol kesehatan dan mengatur jarak sehingga aman dalam beribadah, kalau kita sudah di masa tatanan normal baru ini jangan sampai kembali kemasa PSBB karena ketidak disiplinan kita mematuhi imbauan pemerintah mengikuti protokol kesehatan,” sampainya.
Sementara, Kepala Bagian Kesra Afrizon mengatakan saat ini pemerintah daerah bersama forkopimda turun ke madjid-masjid melakukan monitoring dan edukasi guna memantau langsung pelaksanaan ibadah, hal ini sesuai dengan SE Menteri Agama RI dan Maklumat MUI Nomor 06 tahun 2020 pasca PSBB.
“Saat ini kita turun ke masjid-masjid terutama di wilayah perkotaan, seperti Masjid Al-Amin Dobok, Masjid Raya Lantai Batu dan Masjid Muhammadiyah, alhamdulillah dari hasil pemantauan masjid-masjid tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan, di antaranya jamaah memakai masker, adanya himbauan, jarak dalam bersyaf, dan adanya perlengkapan mencuci tangan,” ucapnya.
Saat ini, dari 323 masjid yang ada, baru yang ditinjau masjid di seputaran kota Batusangkar, sementara dari informasi penyuluh agama kantor Kementerian Agama Tanah Datar dari data masjid yang ada sudah mendekati 67 persen yang sudah menerapkan protokol kesehatan dan saat ini sudah melaksanakan ibadah Shalat Jumat. (eym)
















