IDI Padang Pariaman Minta Seluruh Dokter dilakukan Rapid Test

Penulis -

Senin, 20 April 2020 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Ikatan Dokter Indonesian (IDI) Padang Pariaman berharap pemerintah setempat, dalam hal ini Dinas Kesehatan Padang Pariaman melakukan Rapid Test untuk seluruh Dokter didaerah itu.

“Rapid Test dilakukan untuk mengetahui apakah Dokter di Padang Pariaman terpapar virus Covid 19. Karena tenaga Kesehatan yang paling depan berhadapan dengan penderita atau orang yang mempunyai keluhan Covid 19,” Sebut ketua IDI Padang Pariaman dr. Efriyeni di Padang Pariaman, Minggu (19/4).

“Tenaga Kesehatan yang paling depan berhadapan dengan penderita atau orang yang mempunyai keluhan Covid 19. Dari 86 Anggota kita, lebih dari separohnya berada di Puskesmas, Klinik dan Praktek Mandiri yang lebih dulu didatangi pasien. Selama melayani masyarakat petugas tidak mengetahui apakah pasien terpapar virus atau tidak,” lanjut Efriyeni.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Apalagi saat ini ada status Orang Tanpa Gejal OTG, sehingga rapid test penting dilakukan. Ditambah lagi banyak pasien saat ini yang tidak jujur saat berobat, sehingga dikhawatirkan penularan Virus Covid 19 bisa saja terjadi.

“Minimal rapid rest itu untuk perlindungan diri, kita tahu kita sudah melayani pesien dengan sekian banyak orang, ternyata kita belum terinpeksi,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutriadi Rivai mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan Rapid Tes untuk seluruh petugas Kesehatan di Padang Pariaman. Rapid Test dilakukan oleh RSUD Padang Pariaman dibantu Puskemas yg ditunjuk oleh pemerintah setempat.

“Ada 910 orang petugas Kesehatan di Padang Pariaman yang seharusnya dilakukan Rapid Test. Untuk melakukan itu, harus ada surat tertulias dari yang bersangkutan dalam hal ini IDI atau ikatan Kesehatan lainya. Begitupun rapid test akan bisa dilakukan setelah ada ahli yang mengizinkan boleh atau tidaknya seseorang itu dilakukan Rapid Test,” ungkap Yutriadi Rivai saat dihubungi lewat telpon seluler, Minggu (19/4).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selain itu, Yutriadi juga menyebut bahwa pihaknya saat sedang mengusulkan permintaan alat Rapid Test kepada Satgas penanganan Covid 19 Padang Pariaman karena alat tersebut terbatas, muda-mudahan bisa dikabulkan pemebelian alat tersebut, sehingga seluruh petugas Kesehatan bisa dilakukan Rapid Test.(syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB