Padang Panjang Punya Tim Rider Untuk Antisipasi Penyebaran Corona

Penulis -

Senin, 20 April 2020 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Hati hati terhadap bahaya penyebaran Covid-19, maka setiap kendaraan yang dicurigai masuk Kota Padang Panjang, akan diintai dan dibuntuti tim rider yang siap siaga 24 jam. Karena itu bila ada yang menyebut mereka sekedar lewat, tetapi sebenarnya mereka singgah di Padang Panjang akan ketahuan.

Demikian antara lain disampaikan Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra yang juga Ketua Tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Virus Corona (Satgas PPVC) Padang Panjang di ruang kerjanya, Jum’at, (17/4). Hadir pada kesempatan itu Kepala BPBD Kesbangpol yang menjadi Ketua Harian PPVC Marwilis, Kadis Perhubungan I Putu Venda dan Kadis Kominfo Ampera Salim.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Disebutkan Sonny, tim rider itu bertugas di masing masing Posko penjagaan batas kota. Seperti Posko Kacang Kayu, Posko Jembatan Kembar dan Posko Bukit Surungan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sudah disiapkan 3 sampai 5 orang supir ojek untuk bertugas di masing masing Posko tersebut,” katanya.

Disebutkan, anggota tim rider itu akan mengintai bila ada mobil yang mencurigakan.

“Andai kata terjadi peristiwa yang tidak sesuai dengan keterangan. Sopir bus atau pengendara motor menyebut dia hanya lewat saja tidak singgah di Padang Panjang. Tahu tahunya dia masuk kota singgah, maka akan diarahkan segera meninggalkan Padang Panjang,” katanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu Kadis Perhungan Kota Padang Panjang I Putu Venda mengatakan, supir ojek itu akan bekerja tiga shif antara pukul 08:00 s/d 16:00. Kemudian Pukul 16:00 s/d 24:00. Dan pukul 24:00 s/d 08:00 pagi. “Mereka hanya bekerja delapan jam. Sebagai konpensasinya masing masing mereka akan kita beri insentif Rp.70.000 setiap shif,” kata Venda.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB