Efek Pandemi Corona, Pedagang di Pasaman Jatuh Tepai

Penulis -

Minggu, 19 April 2020 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Para pedagang di Pasaman minim jual beli. Benar-benar hancur pedagang sejak pandemi corona. Mereka jatuh tepai.

“Jangankan jual beli yang cukup, kurang yang ada sejak pandemi ini,” kata Aldi, salah seorang pedagang di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Minggu (19/4).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Aldi berkisah, sebagai seorang pedagang bumbu dapur dan sayur, sehari bila hari pasar, ia bisa jual beli sampai Rp800 ribu.
Sekarang, jual beli hanya mampu mencapai Rp400 ribu sehari.

Ini diakibatkan minimnya pengunjung ke pasar. “Orang lebih memilih belanja ke warung-warung dari pada ke pasar. Mereka takut,” kata Aldi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Tidak itu saja, sejak pendemi corona, pasokan barang dagangannya juga menipis. Ulah pemasok yang juga tak berani banyak-banyak memasok barang.

“Ambil banyak takut busuk, ambil sedikit, kurang. Kemari salah saat ini. Sudah tiga pekan begini,” terang Aldi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak saja jual beli keperluan dapur. Pantauan Prokabar.com, jual beli menurun terjadi di semua lini. Mulai dari pedagang ayam, daging, pecah belah hingga pedagang keperluan barang sekali pakai. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB