Dinamika Kuliah Daring, Dari Jaringan Internet Buruk sampai Kehabisan Kuota

Penulis -

Jumat, 17 April 2020 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat aktivitas menjadi berubah, semua serba dalam jaringan (daring), tak terkecuali perkuliahan mahasiswa. Semua itu dilakukan untuk menjaga Physical Distancing demi mencegah penyebaran Covid-19.

Diliburkannya perkuliahan di kampus, berganti dengan kuliah daring dirasakan banyak mahasiswa kurang optimal. Faulina Adma, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, jurusan Psikologi mengatakan kuliah daring yang selama ini dijalankannya memang kurang efektif.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Namun begitu, dia memaklumi kondisi tersebut, karena kuliah daring adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan pihak kampus dalam kondisi sekarang. “Kalau saya pribadi, pembelajaran secara daring memang kurang optimal. Ada beberapa kendala juga, terkadang kita kehabisan kuota dan deadline tugas juga mepet sekali,” ujarnya kepada prokabar, Jumat (17/4).

Menurut mahasiswi yang akrab disapa Alin ini, sejauh ini belum ada semacam bantuan atau subsidi kuota internet dari kampus untuk mengikuti kuliah daring. Biasanya perkuliahan memakai aplikasi zoom. Tetapi juga ada yang lebih simpel melalui WA Grup saja.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kalau pakai zoom, terkadang juga susah, karena terkendala jaringan sehingga tak bisa masuk dan bergabung. Apalagi kalau materinya presentasi, akan sulit dipahami. Kemudian ada presentasi kelompok yang harus di download juga.”ujar Alin yang mengaku untuk satu sesi kuliah selama 40 menit bisa menghabiskan kuota 400 mb.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sejauh ini menurut Alin, dia setiap hari menjalani kuliah daring. Semua mata kuliah yang terjadwal bisa berjalan setiap hari. Dirinya berharap, proses perkuliahan daring bisa lebih efektif dan optimal.

“Semoga ada solusi untuk kami biar bisa belajar dengan efektif meskipun itu daring. Dan untuk kedepannya saya harap tak ada lagi keluhan dari mahasiswa terkait fasilitas kampus,”tukas mahasiswi semester enam tersebut.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB