Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan

Penulis -

Rabu, 15 April 2020 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Ketersediaan pangan khususnya padi di Kabupaten Tanah Datar diperkirakan cukup dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini disebabkan panen padi merata setiap bulan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Yulfiardi menjelasakan, sesuai tugas dan fungsi Dinas Pertanian, dilakukan pendataan dan pemantauan produksi pertanian termasuk dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, Dinas Pertanian terus melaporkan kondisi produksi pertanian setiap minggunya ke pusat, termasuk hari ini pemantauan langsung melalui video conference dengan Menteri Pertanian beserta seluruh jajaran,”kata Yulfiardi dilansir Prokabar dari MC Tanah Datar, Rabu (15/4).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia menyebutkan, di Tanah Datar panennya merata setiap bulannya, tidak ada istilah panen raya, jadi keuntungannya gabah tersedia sepanjang bulan. Sebagai gambaran, sampai kondisi bulan Maret, luas panen padi sebanyak 13.639 ha, sementara April s/d Desember 2020 seluas 41.210 ha dan rata-rata panen per bulan 4.571 ha.

Jika dikonversi menjadi beras, ulas Yulfiardi ada surpulus 36.204,7 ton dari produksi beras Januari s/d Maret 2020 sebanyak 46.644 ton dan konsumsi 10.439 ton.“Surplus ketersediaan beras ini yang dikirim ke daerah lain,”ujarnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara secara umum perkiraan kondisi ketersediaan delapan pangan di Tanah Datar tiga bulan mendatang, enam komoditi kondisi surplus yaitu beras, jagung, cabe, daging sapi, daging ayam dan telur sementara bawang merah dan bawang putih neracanya minus.“Bawang merah dan bawang putih neraca minus, masih butuh pasokan dari luar daerah,” terang Yulfiardi.

Ketua Kelompok Topi Lawik Yulius merasa bahagia dengan masuknya masa panen padi bagi anggota kelompoknya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saat ini sudah panen sekitar 7 ton dari 34 ha yang terhampar di hamparan sawah ini, Insya Allah produksinya 4,5 sampai 5 ton per hektarnya,” ucap Yulius yang memiliki anggota kelompok 74 orang yang mayoritas petani penggarap.

Yulius berharap panen kelompoknya dapat mendukung ketersediaan pangan di Tanah Datar terutama kondisi pandemi Covid-19 ini.“Selain untuk pasokan lokal, beras di sini juga diminati dari luar daerah terutama Provinsi Riau,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB