Vidcon Mendagri dengan Kepala Daerah se-Indonesia: Utamakan Kesehatan Publik!

Penulis -

Rabu, 8 April 2020 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ketua KPK, Kepala BPKP, Kepala LKPP, dan Ketua BPK menggelar Video Conference (Vidcon) bersama Sekda Provinsi, dan kepala daerah, Bupati dan Walikota se-Indonesia terkait akuntabilitas pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa di daerah.

Untuk Kota Padang Panjang sendiri acara Vidcon tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Padang Panjang, Drs. Asrul dan Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra,AP,M.Si beserta OPD terkait.

Hal ini berkaitan dengan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19), Rabu (08/04).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Vidcon tersebut digelar sehubungan dengan masalah realokasi anggaran berkaitan dengan krisis Covid-19.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D mengatakan saat ini kita sedang menghadapi pandemi global, krisis global Covid-19 yang sudah melanda semua negara. 203 Negara di Dunia saat ini semua sudah terpapar termasuk Indonesia

.

“Pemerintah saat ini harus memiliki sense of crisis, rasa bahwa ini adalah suatu krisis dan bukan krisis biasa karena krisis pandemi saat ini adalah krisis yang terluas didalam sejarah umat manusia,”ucapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berkaitan dengan itu dampak yang terjadi akibat dari pandemi tersebut, Dunia saat ini termasuk Indonesia, mengalami persoalan kesehatan yang bertimbal balik dengan masalah ekonomi.

Krisis Covid-19 ini memiliki dampak ekonomi yang luar biasa yang tidak dapat ditandingi oleh krisis ekonomi yang pernah dialami oleh Dunia sebelumnya.

“Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah saat ini berada pada posisi dilematis antara kesehatan publik, atau kesehatan masyarakat dengan menjaga ekonomi, “ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kalau Pemerintah mengutamakan kesehatan publik dapat mengorbankan stabilitas ekonomi, ketika ekonomi jatuh maka kekuatan kemampuan terutama keuangan untuk menangani krisis kesehatan dalam jangka panjang makin lama makin melemah, sehingga kesehatan publik yang diutamakan akan menjadi tidak terlindungi.

Oleh karena itu strategi utama Pemerintah saat ini adalah mengutamakan kesehatan publik tetapi juga menjaga ekonomi jangan sampai jatuh terlalu dalam.
“Begitu juga sebaliknya kalau kita mengutamakan ekonomi akan mengorbankan kesehatan publik, mengorbankan kemanusian jika terjadi banyak korban,”ungkapnya.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB