Pemko Padang Panjang Siap Karantina Perantau yang Pulang Kampung

Penulis -

Rabu, 8 April 2020 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar –Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Padang Panjang, terus melakukan berbagai upaya. Apalagi, kajian dari Kementrian kesehatan pada bulan April hingga Mei grafik penyebaran Covid-19 akan terus meningkat, dan hal itu tidak bisa dibiarkan.

Walikota Padang Panjang melalui Kepala Badan BPBD Kesbangpol Marwilis, SH, M.Si mengatakan, Pemko terus berupaya melakukan pencegahan terbaik melalui gugus tugas. “Dengan mendirikan posko di 3 titik yaitu perbatasan arah Solok, perbatasan arah Bukittinggi dan perbatasan arah Padang”, tambahnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Setiap kendaraan yang masuk ke Kota Padang Panjang dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, apabila suhu melebihi 37 derajat maka akan dilakukan karantina.

Pada saat ini, telah ada 1 orang masyarakat dari Tangerang yang di karantina, datang sendiri untuk mengantisipasi. “Maka akan dilakukan karantina selama 2 Minggu kedepan”, pungkasnya.

Turut menambahkan Kepala Dinas Kesehatan Nuryanuar, A.Pt, MM, M.Kes, sama-sama kita ketahui, setelah melakukan Vidcon dengan Gubernur beberapa waktu lalu, maka lahirlah kebijakan pemerintah untuk menetapkan 2 lokasi karantina di Padang Panjang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

BLK dan BBI dipilih sebagai lokasi karantina bagi perantau yang pulang kampung. Untuk BLK, semua operasional akomodasi di tanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. “Sedangkan untuk BBI, akomodasi dan tenaga medis di tanggung oleh Pemerintah Kota”, ucap Kadis Kesehatan pada Rabu (8/4).

Ditambahkannya, untuk personil yang di turunkan sesuai dengan kebutuhan, yang berasal dari tenaga kesehatan, gizi, analis, perawat, tenaga keamanan, Pol PP Damkar, BPBD dan petugas kebersihan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Para petugas di atur dengan shif pagi, siang dan malam, sehingga petugas tetap bisa beristirahat dan menjaga kesehatannya”, ujarnya, dalam laman resmi Kominfo Padang Panjang.

Memang kebijakan Nasional menghimbau para perantau untuk tidak pulang kampung, demi meminimalisir masalah penyebaran Covid-19.

Namun kita tidak bisa pungkiri, bahwasanya sebagian masyarakat kita kehilangan pekerjaan, dan itu membuat mereka terpaksa untuk pulang kampung. “Dalam hal itulah, kita mengantisipasi dan tetapkan karantina bagi perantau di Kota Padang Panjang”, pungkas Kadis Kesehatan. (*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB