Agam Tambah Tiga Ruang Isolasi, Khusus PDP Di RSUD Lubuk Basung

Penulis -

Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar —Bupati Agam, Indra Catri menginstruksikan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 ke Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Lubuk Basung. Terkhusus untuk memaksimalkan kesiapan Pemerintah Kabupaten Agam dalam menghadapi penanganannya.

Instruksi tersebut dikeluarkan Bupati, terkait cepatnya perkembangan dan semakin serius ancaman Covid 19. Terbukti bertambahnya ODP serta PDP di Kabupaten Agam.

Penanganan dilakukan dengan cara penambahan tiga ruangan isolasi, khusus untuk PDP. Tahap pertama, RSUD sudah mampu menampung sekitar 14-15 orang pasien. Penambahan ruangan tersebut akan dilengkapi peralatan medis dan kebutuhan lainnya. sehingga dapat difungsikan bilamana dibutuhkan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menyikapi instruksi tersebut Setda Kabupaten Agam, Martias Wanto selaku Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Agam, bergerak cepat menyediakan tambahan Anggaran sekitar Rp2 milyar dari dana 10 milyar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dilakukan melalui pergeseran APBD Agam tahun 2020.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Agam, telah menyediakan dana Pos Tanggap Darurat untuk Covid 19 ini sekitar Rp12 milyar, yang sebelumnya hanya Rp10 milyar. Dana tersebut juga akan kita gunakan untuk peningkatan gizi serta insentif para tenaga medis di RSUD Lubuk Basung maupun di Puskesmas,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Martias melanjutkan, tugaskan ini adalah bentuk perang kita menghadang dan menghadapi serbuan Covid 19 ini. Musuh yang tidak terlihat, namun nyata ada dan menyerang masyarakat Sumatra Barat saat ini. Termasuk di Kabupaten Agam.

Disisi lain, Bupati Agam, Indra Catri meminta kita dari Gugus Tugas Covid 19 Kabuapaten Agam untuk menyiapkan dana penanganan dampak Ekonomi akibat Covid 19.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Seluruh masyarakat sudah kita minta untuk tetap di rumah dan jangan ada lagi keluar rumah. Jelas akan berdampak negatif pada pendapatan dan pemenuhan kebutuhannya. Dalam hal itu, kita telah mencari solusi, dengan cara bantuan subsidi serta pemenuhan bahan kebutuhan pokok masyarakat, melalui operasi Pasar,” pungkas Setda Martias Wanto, yang sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid 19. (Rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB