Ketika Kain Sarung Jadi Masker

Penulis -

Sabtu, 21 Maret 2020 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ketika musim susah masker sekarang, saya tetiba ingat masa lalu di desa. Dengan gampang kami anak-anak Payakumbuh, membuat masker sekaligus menyelimuti sekujur tubuh dengan kain sarung. Ingin saya sekarang memakai hal itu lalu naik motor keliling kota. Tidak. Ini hanya sekadar membawa ke masa lampau, kala anak-anak ke surau dulu. Kain sarung adalah pamenan kami, mau diapakan saja, kami bisa.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kain sarung, adalah kain serba guna. Saat mengaji dan shalat, kain itu jadi penutup aurat. Kala dingin, bisa jadi selimut, jika panas, untuk menutup kepala. Saat tertentu bisa membawa barang belanja. Entah siapa penemu kain sarung, kita patut berterima kasih.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Soal kain sarung, dulu bagi kami anak anak di kampung adalah identitas. Melihat bentuk dan warna, kami sudah tahu siapa yang punya. Termasuk sarung yang sudah pudar dan jahitannya mulai longgar. Kalau soal bau, jangan ditanya lagi, bercampur campur. Begitulah, sarung itu menjadi baju bagi kami.

Sarung sempat jadi polemik, ketika Wakil Presiden KH Maaruf Amin, kemana mana menggunakan sarung. Padahal dulu, H. Agus Salim keliling dunia menggunakan kain sarung. Begitupun dengan Buya Hamka. Mereka pede dengan pakaian itu.
Nah kalau pilkada, kain sarung disadang-sandang saja, itupun di foto baliho.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ayo siapa bisa buat masker dari kain sarung. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB