Tanah Datar, Prokabar – Tak berselang lama setelah pernyataan ketua satgas bencana non alam Covid-19 Tanah Datar bahwa Istano Pagaruyung belum ditutup, Kepala Dinas Pariwisata mengeluarkan maklumat istano itu ternyata ditutup selama dua pekan kedepan.
Kepala Dinas Pariwisata Tanah Datar Abdul Hakim saat dihubungi melalui sambungan telpon membenarkan Istano Basa Pagaruyung ditutup untuk sementara waktu untuk wisatawan.
“Penutupan ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus corona melalui destinasi wisata, setelah mengikuti rakor dengan gubernur,” katanya.
Penutupan dilakukan mulai 21 Maret hingga 2 April 2020 mendatang.
Selain Istano Basa Pagaruyung, penutupan terhadap kunjungan wisatawan juga berlaku bagi seluruh destinasi wisata yang ada di Tanah Datar, baik yang dikelola pemerintah, maupun pribadi.
“Iya ditutup, seluruh destinasi kita minta ditutup dulu. Besok kita surati pengelola objek wisata pribadi dan nagari. Senin besok kita kumpulkan. Bagi yang pengelola yang membandel dan tetap menerima wisatawan, maka resiko tanggung sendiri,” ujar Abdul Hakim.
Abdul Hakim juga tak memungkiri, penutupan terhadap Icon Sumatera Barat ini bisa saja diperpanjang, jika kondisi kian tidak menentu. (eym)
















