Pesisir Selatan,Prokabar — Sesuai imbauan World Healthy Organization (WHO) terkait penyebaran virus corona. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, masih belum meliburkan sekolah.
Kepala Bagian Humas, Rinaldi Dasar mengatakan, saat ini sikap yang diambil Kepala Dinas Pendidikan, Suhendri baru berupa pengeluaran surat edaran yang ditujukan pada pengawas dan kepala sekolah di daerah itu.
“Nanti akan kami bahas secara lengkap bersama pimpinan, “ujarnya pada wartawan Minggu (15/3) di Painan.
Dalam surat imbauannya tersebut, Kepala Dinas menyampaikan pada seluruh TK, SD dan SMP di daerah itu agar meniadakan pembelajaran di luar ruang kelas.
Menyosialisasikan gejala dan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus corona di Satuan Pendidikan masing-masing. Melarang pelaksanaan wisata atau jalan-jalan dengan alasan apapun.
Pro aktif memantau kesehatan siswa. Jika ada siswa gejala demam dan sejenisnya, supaya dianjurkan memeriksa kesehatannya ke dokter dan anjurkan istirahat di rumah.
Menyiapkan sarana pendukung untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona di sekolah, seperti sarana cuci tangan Demikian disampaikan, supaya dapat ditindak lanjuti segera.
Sedangkan kebijakkan meliburkan sekolah, lanjutnya, ia mengaku pemerintah kabupaten bakal membahasnya secara lengkap bersama bupati dan sekretaris daerah.
“Ya, sampai sekarang belum ada pembicaraan soal itu. Baru sampai surat edaran yang telah dkeluarkan Kepala Dinas Pendidikan,” terangnya.
Sedangkan ketika ditanyai soal pemeriksaan tenaga kerja asing yang ada di Pessel, dirinya mengungkapkan Dinas Kesehatan akan memeriksa tenaga kerja asing dan turis asal Italia di Pulau Cubadak.
Sementara, untuk 55 tenaga kerja asing asal Cina yang ada di Pelangai Gadang dan Inderapura belum dijadwalkan, sembari menunggu surat tugas dari Sekretaris Daerah.
“Yang telah dijadwalkan baru di Pulau Cubadak di Kecamatan Koto XI Tarusan. Rencananya, Rabu 19 Maret 2020,” jelasnya.
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) saat ini terdapat 61 orang tenaga kerja asing di Pessel. Dari jumlah itu, 55 orang berasal dari China. 2 orang dari Italia dan sisanya dari berbagai negara lainnya di Eropah. (min)
















