Si Jago Merah Melahap Berhektar Hutan di Pasaman

Penulis -

Selasa, 10 Maret 2020 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kebakaran hutan terjadi di Pasaman. Sekitar enam hektar hutan di kawasan Bukik Talang Sanua Kampung Aia Dadok, Jorong Rumah Nan XXX, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping ludes dilahap si jago merah.

Salah seorang personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pasaman, Novia Indra dari lokasi kejadian mengatakan, hingga Selasa (10/3) sore, kobaran api masih terus menjalar ke lahan lainnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Diperkirakan mulai terbakar sejak pukul 11.00 WIB tadi. Kami yang mendapat laporan masyarakat langsung ke lokasi bersama sejumlah personil Satgas Karhutla untuk melakukan pemadaman,” terang Novia Indra.

Novia Indra menyebutkan api melalap lahan masyarakat dan hutan dengan ketinggian api mencapai lima meter.

“Saat ini titik api mulai menyebar. Kebakaran terparah ada di dua titik dengan perkiraan lahan yang terbakar mencapai 6 Hektare,” katanya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tim diakui Novia kesulitan mendekati api yang masih terus menjalar disertai angin kencang.

“Untuk saat ini kami hanya fokus menjaga kobaran api agar tidak meluas ke lahan lain. Sebab api sulit didekati untuk melakukan pemadaman. Ditambah angin kencang yang membuat api semakin membesar dan berbahaya didekati,” katanya.

Ia juga mengaku kesulitan mendapatkan sumber air di lokasi kejadian yang juga menjadi kendala petugas dalam pemadaman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Bagi pinggir lahan terbakar hanya dipadamkan dengan potongan kayu dan ranting seadanya. Sebab ketersediaan air yang memadai sangat sulit didapatkan dilokasi. Sementara api masih terus meluas,” jelas Novia.

Belum diketahui penyebab kebakaran ini. Sebab dari keterangan warga, memang tidak ada masyarakat yang melakukan pembakaran lahan sebelum kejadian. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB