Mulai Hari Ini, Setiap Tamu Masuk ke Istana Presiden Diukur Suhu Tubuh

Penulis -

Selasa, 3 Maret 2020 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin menyampaikan bahwa Kepala Sekretariat Presiden, Komandan Paspampres, dan Sekretaris Militer memutuskan bahwa mulai hari Selasa (3/3) dilakukan pencegahan penyebaran Virus Korona di lingkungan Istana yaitu dengan menggunakan pengukur suhu tubuh.

“Jadi mulai hari ini.  Sebelumnya sudah diberikan tapi hanya sebatas imbauan tapi sekarang secara fisik dilakukan pengukuran setiap tamu yang akan datang ke istana. Setelah itu seandainya 37,5 (derajat Celcius) mereka diminta untuk kembali, jadi tidak perlu masuk ke dalam Istana,” ujar Bey di Halaman Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (3/3).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Penerapan itu, menurut Bey, diberlakukan untuk siapa saja, baik itu pejabat dan semua yang akan ke istana, termasuk pegawai juga, Paspampres, dan juga wartawan bahkan para menteri.

”Semua yang masuk ke komplek istana akan diperiksa,” tambahnya.

Pemberlakukan tersebut, menurut Bey, dilakukan di seemua pintu masuk Istana Kepresidenan, Provinsi DKI Jakarta.

”Sekarang mungkin baru di satu tempat tapi nanti semua akan semua tempat pintu masuk juga. Jadi boleh dibilang akan ada dua kali pemeriksaan ya, pertama itu di pintu pertama, kemudian pintu masuk istana akan diperiksa,” imbuhnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Aturan ini, menurut Bey akan diberlakukan terus selama dua minggu berjalan kemudian dievaluasi.

”Kemudian juga melihat kondisi nasional secara umum apakah akan diteruskan atau tidak. Tapi kita akan siap sampai kondisi dinyatakan benar-benar stabil,” ujarnya.

Untuk presiden, Bey menyampaikan bahwa saat ini sudah ada dokter pribadi sehingga ada jadwal rutin untuk pemeriksaan.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Hingga saat ini, Bey menyampaikan belum ada yang suhu badannya tinggi. Ia juga menyampaikan Pemerintah juga telah menunjuk juru bicara resmi untuk penanganan Virus Korona yaitu Achmad Yurianto, Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan (Pencegahanan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan).

”Seandainya ada pertanyaan (atau) ada hal-hal yang ingin ditanyakan silakan Pak Dokter Achmad Yurianto, beliau yang ditunjuk resmi,” pungkas Bey akhiri pernyataan. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB