Mau Bikin Kapal? Datang Saja ke Sini

Penulis -

Rabu, 9 Mei 2018 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Pembuat kapal kayu yang sehari-harinya bekerja di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kambang, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat mampu menyelesaikan enam unit kapal kayu dengan berat 6 ton dalam setahun.

“Untuk membuat satu unit kapal kami memerlukan waktu paling lama satu setengah bulan dengan lima pekerja. Kemudian satu mandor dan jika pesanan tetap kami terima dalam setahun paling sedikit kami bisa menyelesaikan enam unit,” kata Andri (35) di lokasi, Rabu.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh

Kendati demikian, ungkapnya, pesanan tersebut tidak selalu ada. Pada waktu tertentu pesanan membludak akibatnya pekerja dan mandor didatangkan dari luar daerah.

“Saat ini di TPI Kambang ada pembuatan tiga unit kapal, dua dikerjakan oleh orang Pesisir Selatan sementara satunya lagi dari Pariaman,” katanya.

Ia menyebutkan dalam membuat satu unit kapal, pembuatan “bidai” atau papan yang dipasang di bagian bawah kapal merupakan yang paling sulit. Bahkan untuk memasang dua lembar papan saja menghabiskan waktu satu hari, hal itu karena papan mesti dilengkungkan sesuai dengan bentuk kapal.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh

Agar kapal tidak bocor para tukang menggunakan tali yang mereka sebut dengan nama tali “pakalan”. Tali ini dijadikan sebagai pembatas antar papan ke papan. Selanjutnya diberi getah damar, berikutnya dilapisi seng lalu dicat.

Ilustrasi Kapal (net)

Untuk membuat satu unit kapal kayu dengan berat enam ton, si pemesan mesti mengeluarkan upah Rp25 juta. Harga itu bisa saja berubah sesuai dengan negosiasinya dengan sang mandor.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh

“Total anggaran yang mesti dikeluarkan hingga kapal bisa digunakan mencari ikan mencapai Rp250 juta yang terdiri dari upah tukang, material hingga mesin,” katanya lagi.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Arlindawati menyebutkan di TPI Kambang dibuat belasan unit kapal kayu jenis Tondo setiap tahunnya. Di lokasi selain dengan mudah ditemui para tukang pembuat kapal, sarana dan prasarana pendukungnya juga tersedia.(*/lgs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh
Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Menjaga Kesehatan Lambung, Menjaga Keseimbangan Kesehatan Tubuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Berita Terbaru