Sekjen DPD RI, Diangkat Jadi Penasehat PP Pordasi

Penulis -

Sabtu, 29 Februari 2020 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Upacara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) masa bakti 2020-2024 sekaligus Rapat Pleno PP Pordasi Tahun 2020 di Ballroom Hotel Borobudur berlangsung hikmat sekaligus semarak karena dihadiri sejumlah pejabat dan tamu terhormat. Jumat, (28/2).

Dalam sambutannya Menpora Zainudin Amali berharap agar berkuda dapat memberikan kebanggaan dan menorehkan prestasi dalam gelaran kejuaraan-kejuaraan internasional di dalam dan luar negeri.

“Dengan banyak kejuaraan internasional maka bukan hanya prestasi yang didapat tapi juga sport tourism dan sport industry. Kemenpora telah mulai dengan sport science tanpa sport science kita tidak bisa berbicara banyak,” pesan Menpora.

Dalam kesempatan ini Menpora juga sampaikan sesuai arahan Presiden bahwa Indonesia mengikuti bidding Olimpiade 2032 jangan sampai Indonesia hanya menjadi EO dan peserta tetapi juga mampu berprestasi. “Kami harap berkuda bisa memberikan kebanggaan dan berprestasi dan sebisa mungkin menggelar kejuaraan-kejuaraan internasional di dalam negeri,” kata Menpora.

Dari sejumlah tokoh Nasional khususnya olah raga berkuda, tampak Sekjen DPD RI Dr. Drs. Reydonnyzar Moenek, M.Devt.M yang duduk di jajaran pengurus inti Pordasi pusat. Rupanya, pria berkumis tebal asal Minangkabau ini dipercaya untuk menjabat sebagai Penasehat  PP Pordasi bersama Marsda TNI Kisenda Wiranata Kusuma, Setyono Djuandi Darmono, Tomy Winata, Anita Ratna Sari Tanjung, dan Laksda TNI (Purn) Fritzs Mantiri.

Baca Juga :  Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Saat ditemui seusai pelantikan, Donny Moenek, demikian sapaan akrabnya mengaku telah lama berkecimpung dalam dunia olah raga berkuda semenjak kecil. “Ayah saya, J Moenek dulu merupakan Kepala Pejawat Kehewanan di Sumatera Tengah. Tahun 1958, ia pemilik peternakan kuda di Padang Mangateh. Pada masa itu, banyak peternak kuda yang datang ke Padang Mangateh, mereka belajar cara beternak kuda pada ayah. Termasuk peternak dari Aceh, Jawa, dan Sulawesi Utara.” ungkapnya.

Lebih jauh Donny menceritakan bahwa kepindahan keluarganya ke Jakarta semakin membuat bisnis berkuda yang dirintis ayahnya semakin berkembang. J Moenek bersama sejumlah pengusaha kuda lantas mendirikan Djakarta Racing Management, “Tak lama kami punya peternakan kuda sendiri dengan nama J Moenek Stable di Pulo Mas. Koleksi kuda ayah sangat banyak. Rata-rata kuda pilihan, bibit unggul, peranakan Australia dan Inggris. Jenisnya Thouroughbred. Mantan Presiden Barrack Obama, waktu kecilnya sering datang ke peternakan kami. Melihat-lihat kuda.” Kenang Donny yang juga mengatakan bahwa beberapa kuda ayahnya kerap memenangkan balapan kuda seperti Red Rival, Temple Dance, Revolving, dan Saldivar.

“Itu nama kuda-kuda top ayah. Yang menjadi saingan beratnya adalah kuda-kudanya Presiden Soeharto, salah satu namanya Maruto. Saking hobinya berkuda, orang dulu memanggil ayah saya Profesor J Moenek lantaran dirinya yang mengerti dan pintar sekali soal kuda. Karena ayah itu dokter hewan. Dia melatih dan merawat sendiri kuda-kudanya. Jadi kalau orang-orang mau beli kuda bagus, pasti bertanya pada ayah saya. Kalau ada kejuaraan berkuda di dalam dan luar negeri, J Moenek tampil sebagai sponsor.”

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

“Nah, tentang tradisi pacu kuda ini, saya tadi sudah katakan pada Ketum PP Pordasi, Ibu Triwatty Marciano, agar tradisi pacu kuda ini agar terus digelorakan. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang telah menggelar budaya pacu kuda dalam setiap pesta adat. Terutama di Sumatera Barat, hampir di setiap daerah punya gelanggang pacu kuda.” Kata PJ Gubernur Sumatera Barat 2015-2016 ini.

Mantan Kapuspen/Jubir Kemendagri ini lebih lanjut berkata, “Pacu kuda ini hendaknya menjadi perhatian. Berkuda ini memang olah raga mahal, biaya pemeliharaannya tak sebanding dengan pemasukan. Ini tantangan kita bersama, bagaimana aktifitas berkuda ini dapat hidup dan semarak lagi sehingga dapat menguntungkan masyarakat, pengusaha, dan para atlit berkuda.”

“Tadi saya sudah bilang ke Ibu Ketum dan Ketua KONI, Pak Marciano Norman, untuk datang ke seluruh daerah yang memiliki tradisi berkuda di Indonesia, melihat langsung pertunjukan pacu kuda. Nah, dalam waktu dekat, saya lihat sudah ada undangan di Payakumbuh dan Padang Panjang. Kita akan atur, kapan kesediaan mereka untuk datang. Yang utama, adalah tekad kita untuk menyemarakkan kembali olah raga tradisi pacu kuda ini.  Dan tentu saja menjadi perhatian bagi PP Pordasi dalam penyusunan program pembinaan dan pengembangan atlit berkuda ke depan sebagaimana yang diharapkan oleh Bapak Menpora tadi.” Kata Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri 2013-2017 ini.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Marciano menyampaikan harapannya agar kelak Indonesia memiliki banyak atlet berkuda terbaik. “Kami berupaya memasyarakatkan olahraga berkuda dengan banyak minat masyarakat potensi kolaborasi dengan swasta untuk pembinaan atlet akan semakin terbuka,” ujarnya.

“Semoga Indonesia semakin banyak atlet berkuda terbaik dan di Olimpiade 2032 insya Allah berkuda mampu mempersembahkan medali untuk Indonesia,” tutup Triwatty pada pelantikan yang mengangkat tema Pordasi yang Mandiri Siap Berdedikasi untuk Peningkatan Prestasi.

Turut hadir pada pelantikan ini Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Dewan Pengawas Pordasi Saud Situmorang, Ketua Harian Pordasi Alex Asmasoebrata, Wakil Ketua Umum DPR RI Teuku Riefky Harsya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Mantan Wakapolri Nanan Soekarna serta mantan Dirjen Polpum Kemendagri Soedarmo. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030
Ukir Sejarah, Timnas Bola Voli Putra Indonesia Juara Asia 2026
Kejurnas Kempo Wilayah Sumatera 2026, Atlet Pesisir Selatan Raih Enam Medali
PS Nagari Sungai Dareh Gulung PS Nagari IV Koto Pulau Punjung 1-0

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:40 WIB

POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB