Gubernur Irwan Prayitno : Penelitian Mempercepat Pembangunan Daerah

Penulis -

Rabu, 26 Februari 2020 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Riset atau penelitian sangat berperan dalam kemajuan daerah. Penelitian mampu mempercepat pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat Rapat Koordinasi Kelitbangan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat dengan tema “Sinergitas Hasil Kelitbangan Terhadap Implementasi Percepatan Pembangunan Daerah” di Hotel Mercure, kemarin.

“Hasil penelitian penelit perlu untuk diarahkan secara efektif dan efisien sehingga berguna dalam membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan agar lebih bermakna sesuai dengan prioritas dan kepentingan daerah dalam perencanaan serta memperkuat jejaring informasi, dan kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi, maupun lembaga lainnya, guna percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dilanjutkan, agar hasil penelitian tersebut dapat terinformasikan, salah satu cara melalui e-riset yakni sistem aplikasi himpunan hasil penelitian dari berbagai sumber Perguruan Tinggi dan Lembaga Litbang di Sumbar dalam sebuah sistem elektronik.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Melalui web eriset.sumbarprov.go.id yang akan di link kan dengan web perguruan tinggi yang menangani hasil-hasil penelitian, agar masyarakat bisa memantau kebijakan dari pemerintah berdasarkan kajian penelitian,” jelas Irwan.

Selanjutnya gubernur Sumbar menyampaikan dalam Rakor tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai kemajuan di Sumbar, seperti yang pertama, memajukan dan meningkatkan kualitas Pendidikan, Penelitian, Pengembangan, Pengkajian dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang menghasilkan Invensi dan Inovasi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kedua, meningkatkan intensitas dan kualitas interaksi, kemitraan, sinergi antar unsur Pemangku Kepentingan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Selanjutnya, meningkatkan pemanfaatan Ilmu Pengelahuan dan Teknologi untuk pembangunan nasional berkelanjutan, kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, dan keempat, Meningkatkan kemandirian, daya saing bangsa, dan daya tarik bangsa dalam rangka memajukan peradaban bangsa melalui pergaulan internasional.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB