Dalam Dua Tahun, Investasi dan Perizinan di Pessel Meningkat Tajam

Penulis -

Senin, 24 Februari 2020 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Perkembangan investasi dan perizinan di Kabupaten Pesisir Selatan mengalami kenaikan yang luar biasa pada dua tahun belakangan ini. Hal ini dapat dilihat dari jumlah investasi Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Non PMDN.

Pada tahun 2018 target investasi PMA, PMDN dan Non PMDN Rp180 miliar, sedangkan terealisasi sebesar Rp442 miliar atau capaian 246 persen, sementara pada tahun 2019 target investasi PMA, PMDN dan Non PMDN Rp190 miliar dan terealisasi sebesar Rp525 miliar lebih atau capaian 277 persen.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Kabupaten Pesisir Selatan, Suardi mengatakan pada dua tahun belakangan ini perkembangan investasi dan perizinan di Pesisir Selatan mengalami peningkatan yang drastis, apalagi belakangan ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tengah gencar-gencarnya mengembangkan potensi wisata handalan daerah ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Investasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah. Investasi akan menghasilkan barang, jasa, lapangan kerja dan nilai tambah ekonomis masyarakatnya. “Sehingga, dalam pengembangan perlu ada kesepahaman antara instansi terkait maupun dengan pemerintah, pelaku usaha, baik penanaman modal asing maupun dalam negeri,” ulasnya dilansir Prokabar dari MC Pessel, Senin (24/2).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sedangkan untuk pengembangan perizinan di Kabupaten Pesisir Selatan. target izin tahun 2018 sebanyak 3500 izin dan terealisasi sebanyak 4440 izin. Pada tahun 2019 target sebanyak 4000 izin dan terealisasi sebanyak 5456 izin.

“Peningkatan izin ini tidak terlepas atas apa yang kita lakukan selama ini, yakni melakukan sosialisasi terhadap masyarakat atas pentingnya mengurus izin,” tutup Suardi. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB