Wayoik Ciptakan Varian Produk Berbahan Kulit Asli

Penulis -

Jumat, 7 Februari 2020 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman – Kauih Wayoik salah satu brand produk kaos melebarkan sayap dengan menciptakan varian produk baru berbahan dasar kulit asli.

Fadhli, owner brand ini mengaku sangat optimis produknya dapat menembus pasar dengan baik. “Saat ini persaingan produk kulit di SUmbar masih didominasi produk sepatu dan sandal. Sedangkan kami main di produk dompet, tas, ikat pinggang, dan berbagai jenis kebutuhan fashion lainnya,” kata pria dengan panggilan akrab Ajo Wayoik ini.

Ajo menerangkan produk kulit yang diciptakan di bengkelnya kawasan Lubuk Alung, menggunakan bahan lokal. “Kita masih mempertahankan prinsip untuk mengutamakan penggunaan bahan lokal Indonesia. Dan dari yang sudah dijalani, sebenarnya kulit produksi Indonesia tidak kalah dengan kulit impor,” katanya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Soal desain, produk-produk pecahan brand yang kini dilabeli Wayoik Leather Dept, lebih banyak mengamit gaya retro atau vintage. “Kita main klasik. Kita ciptakan tas vintage, sehingga kesan lifestyle retro yang kini akrab dengan semua kalangan dan usia dapat ditimbulkan ketika produk kita dipakai konsumen,” sebutnya.

Inovasi yang diterapkan pada produk tidak hanya seputar desain saja. “Kami juga bermain di wilayah pewarnaan. Saat ini kita sudah berhasil dengan baik meramu sistem pewarnaan dan penciptaan tekstur kulit dengan berbagai varian yang diharapkan dapat menarik perhatian pasar,” sebut anak Balah Hilia tersebut.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, soal sistem pemasaran, Ajo masih mengandalkan sistem online. “Seperti juga kaos, kami menyediakan produk jadi dan juga melayani pembuatan produk custom sesuai selera pemesan. Sebagian besar langganan kita peroleh lewat jalur online. Kalau untuk membuk toko sendiri, ini kami sedang merintis untuk membangun kedai di depan workshop,” katanya.

Ronal, salah seorang pembeli produk kulit Wayoik mengaku terkejut, dompet dan tas yang biasanya diproduksi di kawasan Jawa, kini juga diproduksi di Sumbar dengan kualitas yang dapat bersaing. “Model dan warnanya sangat beragam. Ada tekstu crazy hores yang lagi tren sekarang. Ini luar biasa. Saya biasanya dapat produk bgini di Bandung atau jogja saja, kini malah ada pula di Piaman,” terang pengusaha yang merantau ke Riau ini.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bertahan atau tidaknya brand lokal sangat tergantung pada sokongan konsumen lokal. Kehadiran produk kulit dari Wayoik tentu akan turut memperkuat daya tawar industri kreatif Sumbar di level nasional. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB