PVMBG : Letusan Marapi Masih Dalam Skala Kecil

Penulis -

Senin, 7 Mei 2018 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Penanggungjawab Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar), dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Mamay Surmayadi memperkirakan letusan yang terjadi di gunung tersebut pada beberapa waktu lalu bersifat freatik dan masih dalam skala kecil.

“Letusan yang sifatnya freatik atau kontak uap panas magma dengan air di permukaan, susah dideteksi kapan karena di permukaan sekali,” katanya di Bukittinggi, Senin.

Setelah erupsi pada Rabu (2/5), aktivitas Marapi selanjutnya cenderung tenang sehingga diperkirakan yang terjadi memang letusan freatik.

“Kalau letusan karena pergerakan magma dari bawah, setelah meletus diikuti aktivitas kegempaan. Marapi tidak demikian, malah datar-datar saja,” katanya.

Dalam rentetan aktivitas Gunung Marapi sejak 1807, menunjukkan letusan yang masih dalam skala kecil dan menghasilkan abu. “Kami tetap pantau 24 jam karena ini gunung api aktif, kita berharap memang tidak meningkat,” katanya.

Meski demikian, hingga sekarang Marapi masih ditetapkan dalam status waspada karena melihat karakter serta catatan aktivitasnya tersebut.

“Kalau di status waspada, menandakan kemungkinan peningkatan aktivitas gunung dapat terjadi sewaktu-waktu seperti yang terjadi di beberapa waktu belakangan dan ada batas dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak atau kawah,” katanya.

Hal itu juga menjadi peringatan dini terhadap para pendaki yang cukup meminati pendakian ke gunung berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut tersebut.

Kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan, apalagi waktu letusan tidak dapat diprediksi.

Sebelumnya Marapi mengalami erupsi pada Jumat (27/4) dan Rabu (2/5). Terakhir kali erupsi pada awal Juni 2017 lalu sedangkan berstatus waspada sejak Agustus 2011. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB