Agam, Prokabar — Kapal KM SRIJAYA 07 asal tiku terdampar dan pecah di tepi pantai Mangguang, Pariaman Rabu pagi (29/1). Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tersebut membuat 15 orang ABK beserta kapten kapal hampir saja kehilangan nyawanya.
Pemilik Kapal diketahui bernama Yondrizal (41) dengan kapten kapal bernama Tamar (45) warga Tiku.
“Sekira pukul 02.00 WIB, Kapal KM SRIJAYA 07 dihantam badai beserta gelombang tinggi bertepatan di depan halaman Pulau Kasiak. Sekitar pukul 02.30 WIB, Mesin Kapal mati atau rusak. Kapten kapal memerintahkan ABK untuk buang jangkar supaya kapal masih stabil dan tidak terbawa harus, namun keadaan tidak memungkinkan dan kapal sudah mulai dimasuki air laut,” ungkap Kapolres Pariaman, AKBP Andri Kurniawan, Rabu (29/1).
Kapolres melanjutkan, Kapten kapal memutuskan jangkar dilepas dengan cara memutus tali. Namun Kapten kapal beserta ABK tetap berusaha untuk menghidupkan mesin namun mesin tidak bisa dioperasikan.
Sekitar jam 03.00 WIB, Kapal KM SRIJAYA 07 terus dihantam gelombang tinggi dan terdampar di tepi pantai Mangguang. Kapal pun tidak bisa diselamatkan, namun Kapten Kapal beserta ABK sebanyak 15 orang berhasil menyelamatkan diri.
“Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun kerugian materi mencapai tiga ratus juta rupiah. ABK beserta Kapten Kapal tersebut sekarang sudah berhasil kembali ke Tiku,” pungkasnya. (rud)
















