Petani Di Data Sungai Pua Keluhkan Buruknya Akses Jalan, Hama Babi dan Tikus

Penulis -

Minggu, 26 Januari 2020 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Herman (63) salah seorang petani Jorong Data Sungai Pua keluhkan hama babi dan tikus yang sering menyerang tanamanya. Kondisi tersebut membuat dia beserta ratusan petani lainnya di daerah itu merugi.

“Kebanyakan kami di daerah data lereng perbukitan ini bertani sawah, jagung, bawang perai atau daun bawang, beras merah dan sayur mayur lainnya. Akan tetapi banyaknya hama babi dan tikus, sering menyerang tanaman dan membuat kami merugi,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meski demikian, kami tetap berusaha agar hewan liar itu tidak terus mengganggu. Seperti dengan cara tradisional dan meminta kepada Yang Maha Kuasa.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Di sini masuk Kenagarian Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dan terdapat 4 perkampungan atau empat jorong. Pertama Jorong Sungai Pua Sungai Rangeh, Jorong Aia Gadang, Jorong Manti dan Jorong Simpang Dingin. Khusus Jorong Simpang Dingin, masuk ke Kenagarian Paninjauang, Kecamatan Tanjung Raya. Daerah perbatasan dengan kondisi paling pelosok.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sumber air bersih, Alhamdulillah cukup memenuhi kebutuhan hidup dan pertanian kami. Selain hama tikus dan hama babi, akses jalan juga sangat diharapkan untuk diperbaiki,” pungkas Petani Paroh Baya tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB