Atasi Abrasi Tugu Merpati Perdamaian, Ini Solusi BPBD Padang

Penulis -

Minggu, 19 Januari 2020 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mendesain konstruksi sipil dan vegetasi mengatasi abrasi yang menerjang Tugu Merpati Perdamaian di Pantai Padang.

“Untuk menangani ini akan didesain konsep proteksi abrasi dengan memadukan konstruksi sipil dan vegetasi yang dapat menjaga aset wisata sekaligus sebagai mitigasi bencana,” kata Kepala BPBD Padang Barlius.

Ia menyampaikan hal itu saat melakukan peninjauan lapangan ke Tugu Merpati Perdamaian bersama ,Asisten Ekbangkesra Hermen Peri, Kadis PUPR Padang Yenni Yuliza, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Padang Arfian, Direktur Mitigasi Bencana BNPB Medi Herlianto, pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, perwakilan PT Kunango Jantan dan perwakilan PT Turbo Bangun Indonesia serta lainnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurut dia untuk penanganan abrasi di sekitar Tugu Merpati Perdamaian akan dibuat offshore breakwater atau pemecah gelombang lepas pantai.

“Kemudian juga akan dilakukan dengan cara soft solution atau non struktur berupa penanaman pohon,” ujarnya.

Ia menyampaikan penanganan non struktural akan disiapkan oleh BPBD Kota Padang sementara untuk penanganan pemecah gelombang lepas pantai akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Konsep pembangunan tersebut akan dikembangkan sepanjang Pantai Padang secara bertahap dan diprioritaskan untuk kawasan hutan pantai,” kata dia.

Sebelumnya pondasi Tugu Merpati Perdamaian yang terletak di kawasan Muaro Lasak Pantai Padang rusak dihantam ombak sehingga tergerus dibawa air laut sejak Agustus 2019.

Guna melakukan pengamanan sementara tugu Merpati Perdamaian telah dilakukan pemasangan karung pasir dan batu besar sebagai antisipasi datangnya ombak yang dikhawatirkan menambah kerusakan pondasi Tugu Perdamaian.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Monumen Merpati Perdamaian tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016 di Taman Muaro Lasak, Padang.

Peresmian monumen ini merupakan bagian dari latihan maritim berbagai negara yang digagas TNI Angkatan Laut yang lebih populer disebut Multilateral Naval Exercise Komodo 2016.

Monumen Merpati Perdamaian menjulang setinggi delapan meter yang terbuat dari metal menyerupai kertas origami.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB