Tuai Polemik, Sembilan Sekolah di Pesisir Selatan Diliburkan, Ada Apa?

Penulis -

Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Akhirnya menuai polemik, sebab, sembilan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, diliburkan, karena melakukan takziah di rumah Kepala Dinas Pendidikan, Suhendri, Sabtu (18/1). Pagi.

Informasi ini dihimpun Prokabar.com dibeberapa pesan di grup WhatsApp berbunyi, assalamualaikum wr wb..
kepada kepsek SD Kecamatan Koto XI Tarusan. Bahwa kita akan mengadakan takziah dirumah bapak Kepala Dinas yaitu bapak Suhendri.
Tempat, di Kampung Pansur di Samping Rumah pak Ono Kep SD 39 Kp Pansua, tanggal 18 januari 2019
jam. 10.00 pagi diharapkan kepada bapak ibu hadir di rumah duka dengan waktu yg telah ditentukan..terimaksih..

Adapun sekolah yang dilburkan itu dari gugus IV yakni, SDN 06 Kampung Pansur, SDN 18 Kampung Pansur, SDN 03 Simpang, SDN 25 Cerocok Anau dan SDN 16 Pulau Karam.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selanjutnya, SDN 39 Kampung Pansur, SDN 45 Simpang, SDN 28 Simpang dan SDN 15 Sei Nyalo.

Pantau Prokabar.com Sabtu 08.00 WIB. Pagi, sejumlah sekolah gugus IV memang tidak ada aktivitas sama sekali, pada umumnya gerbang pintu sekolah dikunci rapat pakai gembok.

Salah seorang, orang tua wali murid, Eni (37) mengatakan, dirinya terkejut bawah anaknya sudah pulang dari sekolah sejak pukul 09.00 WIB, biasanya tidak seperti itu, biasanya anaknya pulang sekolah selalu siang.

“Saya terkejut anak saya sudah pulang sekolah sejenak pagi, biasanya tidak seperti itu, saya kesal sekolah diliburkan karena hanya takziah, “ujarnya.

Kalau pihak sekolah atau pihak dinas Pendidikan meliburkan, tentu ada pemberitahuan terlebih dahulu berupa surat kepada murid atau orang tua murid.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saya, bertanya pada anak, kenapa cepat pulang? Anak saya menjawab, hari ini kami diliburkan oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, kata guru di sekolah ada takziah di rumah Kepala Dinas, mendengar penjelasan itu, ya saya kesal, “ujarnya lagi.

Ia menilai imbas dari kebijakan ini akan sangat berdampak besar terhadap eksistensi pendidikan anak.

“Kebijakan yang tidak jelas ini tentu menutup kesempatan ratusan siswa untuk dapat belajar,” ujarnya.

Senada dikatakan Eni, Erwin (40) merupakan orang tu murid juga mengatakan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan meliburkan siswanya hanya mendadak dan sepihak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada murid dan orang tua murid.

“Kami kesal, keputusan sepihak yang diambil oleh pihak sekolah dan pihak dinas pendidikan, “ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurutnya, sekolah ini adalah sekolah negeri, jangan lah seenaknya mengambil keputusan, kalau memang guru pergi takzia ke rumah Kepala Dinas Pendidikan mestinya tidak perlu diliburkan sekolah.

“Jangan hanya pergi takzia hak siswa dikorbankan, ini ada apa? Kepala Dinas Pendidikan dan kepala sekolah senenaknya mengambil keputusan yang tidak jelasnya, “ungkap dengan nada tinggi pada Prokabar.com.

Ketika dikonfirmasi kepada Kasi PTK SD, Disdikbud Pessel, Lendra mengatakan, dirinya mengaku tidak tau sekolah diliburkan oleh Kepala Dinas dan kepala sekolah dengan alasan takzia di rumah keluarga Kepala Dinas.

“Kami tidak tau Sekolah diliburkan oleh Kepala Dinas dan masing-masing kepala sekolah, kenapa diliburkan, munkin karena alasan solidaritas saja. Saya tidak tau, kerana hari Sabtu merupakan hari libur Dinas, kecuali anak sekolah, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB