Agam, Prokabar — Cuaca ektrim dengan intensitas curah hujan yang tinggi berdampak meluapnya air sungai membuat bencana abrasi terjadi di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Jumat (17/1). Sedikitnya, 2 unit rumah warga dan 2 unit fasilitas umum mengalami rusak parah.
“Kejadian pertama di Jorong Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara atau Nagari Persiapan Durian Kapeh Darusalam. Kejadian
Luapan sungai mengakibatkan abrasi dan membuat dua unit dinding rumah, dapur dan pembatas rumah warga roboh,” ungkap Kabid KL BPBD Agam, Syafrizal, Sabtu (18/1).
Data pemilik rumah pertama atas nama Hajah Marni (77) dengan jumlah hunian 2 orang. Kerugian mencapai 30 juta dengan kondisi rumah retak berat dan amblas bagian dapur. Korban kedua atas nama Nur Sae (65) dengan jumlah hunian 6 orang. Kondisi tanah amblas dibagian belakang rumah.
“Sementara itu, kerusakan fasilitas umum terjadi di Jorong Bukik Malintang, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Luapan sungai merusak tanggul penahan bangunan Masjid Nurul Iman. Pintu irigasi anak air juga memgalami kerusakan. Saat ini kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara dan Walinagari Tiku Utara untuk melakukan pendataan,” pungkasnya. (rud)
















