BMKG Sumbar Akan Tambah Empat Sensor Pencatat Gempa di Mentawai

Penulis -

Rabu, 15 Januari 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar — Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Barat akan kembali memasang alat sensor pencatat gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Kita telah adakan pertemuan dan memohon izin kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kita mau memasang empat alat sensor shelter sensor seismik broadband seismograph, dengan tujuan untuk merapatkan jaringan,” kata Koordinator BMKG Sumatera Barat, Irwan, dilansir dari MC Mentawai, Rabu (15/1)

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan data yang akurat minimal suatu daerah harus memiliki empat buah sensor shelter pencatat gempa bumi, sejauh ini Mentawai hanya memiliki dua buah sensor shelter sehingga tidak maksimal untuk memberikan data jika terjadi suatu bencana di daerah tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dengan ditambahnya empat sensor ini maka akan ada enam sensor di Mentawai, otomatis dari data Mentawai saja kita bisa memberi peringatan dini selama tiga menit terjadinya Tsunami kepada masyarakat Mentawai,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurutnya, jika ini tidak dimaksimalkan atau tidak dibangun maka data mesti harus diambil dari daerah lain seperti Bengkulu atau Padang, sementara kejadian bencana di Mentawai.

Selain itu akan dipasang peralatan-peralatan yang bisa memproses data melalui sensor yang ada di Mentawai, kemudian data tersebut dari tempat kejadian langsung ke pusat melalui komunikasi satelit kemudian dikirim kembali dengan cepat, sehingga apa yang dikerjakan oleh BMKG pusat sama kerja seperti yang ada di Mentawai.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi mengatakan, dua alat sensor sebelumnya terletak di Siberut Utara dan Pagai Selatan, sedang empat lagi yang rencana dipasang di yaitu di Kecamatan Siberut Barat, Kecamatan Siberut Barat Daya, di Sipora Utara di Kantor BPBD, kemudian di Puskesmas Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan.”Tapi ini belum final, masih kita bicarakan,” kata Novriadi. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB