Tak Ada Hujan, Dua Nagari di Pessel Dihantam Banjir

Penulis -

Sabtu, 28 Desember 2019 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Tanpa diguyur hujan, dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, hantam banjir, Sabtu (28/12). Malam.

Informasi dihimpun Prokabar.com, di daerah itu, banjir mulai mengepung dua nagari, yakni Binjai Tapan dan Kampung Tengah Tapan, diduga banjir kiriman di Hulu sungai karena tanggul jebol.

“Di sini tidak hujan, tapi kampung kami banjir, karena sungai batang Tapan meluap dan membuat banjir didua nagari yakni nagari Binjai dan Kampung Tengah Tapan,” ujar Seknag Nagari Binjai Tapan, Almirizon.

Ia menjelaskan, banjir yang menghantam dua nagari cukup membuat warga panik, karena ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

“Hingga kini debit air belum juga surut. Dan cukup membuat warga kami panik, karena ada sekitar 100 rumah di dua nagari direndam banjir, “ujarnya lagi.

Sementara warga setempat, Zainul (49) mengaku, kecewa kepada Pemkab setempat. Sebab, sudah berungkali terjadi banjir akibat luapan sungai belum juga ada tidak lanjutnya.

Dijelaskannya, banjir di dua nagari itu diantaranya akibat tanggul di hulu sungai jebol. Hingganya saat debit air sungai semakin tinggi, sehingga air meluap kepermukiman warga.

“Sebenarnya kami sudah bosan, karena Pemkab hanya diam dan tidak mampu mengurangi persoalan itu. Jika tanggul diperbaiki oleh Pemkab maka tidak akan terjadi banjir seperti ini, “ungkapnya.

Hingga kini, kata Almirizon, tidak ada dari BPBD yang turun ke lokasi. Sebab, banjir tersebut sudah hampir saban waktu mengepung nagari ini.

“Kami dari nagari tidak ada yang melapor. Karena memang ini sudah langganan banjir,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB