Pesisir Selatan, Prokabar – Tanpa diguyur hujan, dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, hantam banjir, Sabtu (28/12). Malam.
Informasi dihimpun Prokabar.com, di daerah itu, banjir mulai mengepung dua nagari, yakni Binjai Tapan dan Kampung Tengah Tapan, diduga banjir kiriman di Hulu sungai karena tanggul jebol.
“Di sini tidak hujan, tapi kampung kami banjir, karena sungai batang Tapan meluap dan membuat banjir didua nagari yakni nagari Binjai dan Kampung Tengah Tapan,” ujar Seknag Nagari Binjai Tapan, Almirizon.
Ia menjelaskan, banjir yang menghantam dua nagari cukup membuat warga panik, karena ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
“Hingga kini debit air belum juga surut. Dan cukup membuat warga kami panik, karena ada sekitar 100 rumah di dua nagari direndam banjir, “ujarnya lagi.
Sementara warga setempat, Zainul (49) mengaku, kecewa kepada Pemkab setempat. Sebab, sudah berungkali terjadi banjir akibat luapan sungai belum juga ada tidak lanjutnya.
Dijelaskannya, banjir di dua nagari itu diantaranya akibat tanggul di hulu sungai jebol. Hingganya saat debit air sungai semakin tinggi, sehingga air meluap kepermukiman warga.
“Sebenarnya kami sudah bosan, karena Pemkab hanya diam dan tidak mampu mengurangi persoalan itu. Jika tanggul diperbaiki oleh Pemkab maka tidak akan terjadi banjir seperti ini, “ungkapnya.
Hingga kini, kata Almirizon, tidak ada dari BPBD yang turun ke lokasi. Sebab, banjir tersebut sudah hampir saban waktu mengepung nagari ini.
“Kami dari nagari tidak ada yang melapor. Karena memang ini sudah langganan banjir,” tutupnya.(min)

















