Takziah Kerumah Bako, Anak Pisang disambut Hangat Pihak Keluarga

Penulis -

Rabu, 18 Desember 2019 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Tak lupa kacang pada kulitnya, itulah kata yang pantas dilekatkan pada seorang Wahyu IP. Meski selama ini menetap dan sibuk di perantauan atau tepatnya di ibu kita provinsi, kota Padang, namun ia masih menyempatkan diri untuk menghadiri pengajian kampung bersama warga di Jorong Turawan Nagari Padang Lua Tigo Koto, Selasa malam (18/12). Keluarga besar Wahyu IP atas nama Salmen Zen bin Muhammad zen meninggal hari selasa (10 /12) di rumah kompleks Sekretariat Negara RI pondok kacang barat kecamatan pondok aren Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dalam kesempatan itu, Wahyu Iramana Putra juga bersilaturahmi dengan ninik mamak Jorong Turawan yang bisa dikatakan sudah lama tak bersua dan bertatap muka secara lansung. Terlepas dari status Wahyu IP sebagai bakal calon Bupati Tanah Datar periode 2021-2026, kedatangan Wahyu dikediaman bakonya tersebut merupakan sebuah kewajiban dan hadirnya beliau disambut hangat oleh pihak keluraga besar. Bagaimana tidak, Wahyu berstatus sebagai anak pisang diatas rumah tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Wahyu mengatakan, jika kedatangan beliau untuk bertakziah telah merupakan kewajiban sebagai anak yang “babako” ke Jorong Turawan.

” ini sudah kewajiban saya untuk datang melayat. Saya diatas rumah ini merupakan anak pisang. Ini bako saya” ucap Wahyu IP.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dengan kehadirannya sebagai anak pisang dalam pengajian kampung ini, ia berharap jalinan silaturahmi dengan pihak bako dapat tetap terjaga dengan baik. Persoalan hubungan bako, hubungan anak dengan pihak keluarga ayah tak akan pernah terputus hingga akhir hayat nanti.

“Hubungan ini tidak akan pernah putus, sampai kapanpun tidak akan putus,” tegas Wahyu. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB