Pasar Raya Padang Siap Terapkan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai

Penulis -

Kamis, 12 Desember 2019 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang menyambut baik penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diluncurkan Bank Indonesia (BI) dalam rangka mendorong implementasi transaksi non tunai di Pasar Raya Padang. Dimana implementasi QRIS sendiri secara nasional efektif berlaku baru mulai 1 Januari 2020.

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa dalam sambutannya pada peresmian implementasi QRIS yang dilangsungkan di pintu masuk Blok III Pasar Raya Padang, Kamis (12/12).

Lebih lanjut dirinya menyebut, pengimplementasian QRIS memang sangat tepat dilakukan pada masa ini sebagai respon cepat dalam penggunaan digitalisasi terhadap transaksi non tunai.

“Alhamdulillah hari ini kita juga bahagia melihat pengunjung atau pedagang di Pasar Raya Padang sangat antusias terhadap penerapan QRIS tersebut. Kita tadi juga sudah melakukan ujicoba di beberapa toko yang telah menggunakan aplikasi barcode itu. Kita tentu berharap, seluruh pedagang akan mengikutinya dengan menggunakan QRIS ini,” imbuhnya  dilansir Prokabar dari Humas Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Manfaat dari sisi pengguna adalah fleksibel dalam memilih sumber dana pembayaran. Sementara dari sisi pedagang manfaatnya praktis hanya perlu satu kode QR yang bisa dibaca oleh semua,” terangnya.

Hendri pun menyampaikan kepada seluruh warga Kota Padang bahwa QRIS bukanlah suatu hal yang menyusahkan. Sebaliknya merupakan jawaban dari tantangan zaman yakni revolusi industri 4.0 dengan menggunakan semua sistem digitalisasi.

“Kalau kita semua sudah menggunakan itu maka yakinlah kita bisa memajukan kehidupan kita dan juga bernegara dengan baik. Serta pemerintah tentu akan bisa menilai dan mengambil catatan dari penggunaan QRIS itu dengan cepat. Karena menggunakan sistem digital dan berapa perkembangan transaksi di Kota Padang juga bisa diketahui. Tadi saya mencoba melakukan transaksi dengan menggunakan aplikasi Go Pay dan telah berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Seementara itu Kepala BI Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama mengungkapkan, alasan pihaknya mengembangkan sistem non tunai karena melihat pembayaran tunai selama ini mahal, tidak efisien dan belum lagi keamanannya.

“Untuk penerapan QRIS di Kota Padang kita memulai di Pasar Raya Padang sebagai pilot projectnya. Setelah ini akan kita lanjutkan ke pasar-pasar lainnya termasuk ke depan di berbagai kabupaten/kota di Sumbar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ia pun berharap masyarakat secara cepat mengenal, memahami dan melakukan transaksi menggunakan QRIS sebagaimana dilakukan secara cepat dan mudah. Sebagaimana cara penggunaan QRIS cukup mudah dengan memindai barcode menggunakan telepon pintar (hp android) kemudian memasukan PIN dan nominal yang akan dibayarkan.

“Semoga masyarakat dapat melakukannya secara menyeluruh, karena bisa melalui Go Pay, OVO dan lainnya bisa digunakan untuk QRIS ini. Jadi transaksi dengan cara non tunai tidak susah, namun memiliki manfaat dengan terlaksananya transaksi non tunai yang aman, cepat dan kita sudah menuju ke era pembayaran digital yang maju,” jelasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB