Padang, Prokabar — Rektor Universitas Andalas, Prof Yuliandri menepati janjinya untuk menggelar audiensi bersama Majelis Dosen Muda (MDM). Acara tersebut digelar di Auditorium Rapat Sayap Kanan Unand pada Selasa (10/9/), dimulai pada pukul 16.00 sampai berakhir di 18.25 WIB.
Dalam waktu yang singkat tersebut, baik dari pihak rektorat maupun MDM telah menyampaikan hal-hal yang menjadi harapannya masing-masing.
Virtuous Setyaka, anggota MDM yang hadir pada audiensi tersebut bercerita, sebanyak 25 anggota Majelis Dosen Muda Unand menghadiri audiensi tersebut. Selain itu, dari pihak rektorat ada Prof. Yuliandri dan beberapa birokrat kampus.
“Kegiatan dibuka dengan pemaparan proses terpilihnya Prof. Yuliandri sebagai Rektor Unand dan kondisi kampusnya saat ini. Dilanjutkan dengan penyampaian tiga misi Prof. Yuliandri dalam mengembangkan Universitas Andalas.” ungkapnya melalui siaran pers yang diterima Prokabar, Rabu (11/12).
Lebih lanjut dirinya memaparkan tiga poin tersebut antara lain akselerasi internasionalisasi kampus, akselerasi tata kelola yang baik, dan kepemimpinan yang melayani.
Setelah itu, giliran Majelis Dosen Muda yang mengutarakan aspirasinya yang tertuang dalam ‘Rekomendasi Majelis Dosen Muda Pada Pimpinan Baru Universitas Andalas’. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh salah satu dosen muda yang bernama Muhammad Yunis.
“Isi dari rekomendasi tersebut meliputi perihal sarana prasarana, pengembangan karir dosen, tata kelola, kemahasiswaan, penelitian, akademik, dan keamanan kampus.” ungkapnya.
Virtuous menambahkan, audiensi ditutup dengan kesepakatan antara MDM dan rektor untuk mengadakan pertemuan setiap tiga bulan sekali. Baik rektor maupun Majelis Dosen Muda, sama-sama ingin mencari solusi untuk menuntaskan permasalahan yang ada di kampus.
“Audiensi berjalan lancar, tanpa ada silih pendapat. Karena rektor dari awal berniat menampung aspirasi dari semua anggota MDM,” sahutnya. (*/hdp)
















