PT AMP Kirim 180 Tenaga Kerja Sumbar ke Malaysia

Penulis -

Selasa, 3 Desember 2019 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sebanyak 180 tenaga kerja laki-laki asal Sumatera Barat dikirim sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia dalam upaya membantu mengurangi angka pengangguran di daerah itu.

“Ini pemberangkatan tahap I. Rencananya ada 600 tenaga kerja laki-laki yang kita kirimkan ke Malaysia secara bertahap,” kata Direktur Utama PT Andalan Mitra Prestasi (PT AMP) P. Tafyani Kasim di Padang, Selasa.

Da mengatakan pengiriman tenaga kerja laki-laki asal Indonesia ke Malaysia sudah jarang dilakukan karena pernah tersangkut masalah. Malaysia lebih cenderung menggunakan tenaga kerja dari Bangladesh dan Myanmar.

Tahun ini, salah satu perusahaan besar asal Malaysia, Syarikat Hartalega Sdn Bhd, memberikan peluang untuk menerima tenaga kerja laki-laki asal Sumbar.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal untuk pengiriman tenaga kerja laki-laki asal Sumbar ke Malaysia ke depannya,” kata dia.

Ia meminta tenaga kerja yang dikirimkan ke Malaysia pada tahap I bisa memberikan kesan yang baik pada pemberi kerja sehingga makin banyak tenaga kerja Sumbar yang bisa ke luar negeri.

Tenaga kerja yang dikirim tersebut juga mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kasi Informasi Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar Wahendra meminta tenaga kerja yang dikirimkan itu memahami aturan di negara tujuan.

“Pahami dan ikuti aturan di Malaysia. Tidak perlu dibentur-benturkan dengan aturan yang ada di Indonesia karena masing-masing negara punya aturan sendiri,” ujarnya.

Asalkan bisa mengikuti aturan itu, ia optimistis bahwa mereka tidak akan ada persoalan selama bekerja di “Negeri Jiran” tersebut.

Kepala BP3TKI Padang Lismia Elita mengatakan selama ini Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumbar di luar negeri hanya sedikit yang bermasalah.

“Tenaga kerja dari Sumbar hampir semua adalah pekerja formal, bukan pembantu rumah tangga, karena itu jarang sekali bermasalah,” ujarnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB