Belum Selesai Dibangun, Bendungan Irigasi Batang Sumpur Rusak Dihondoh Arus Sungai

Penulis -

Selasa, 26 November 2019 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bendungan irigasi didaerah aliran sungai sumpur di Kenagarian Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar rusak parah setelah dihondoh air sungai beberapa hari lalu. Padahal, bendungan irigasi itu masih dalam proses penyelesaian pembangunannya oleh pihak kontraktor.

Wali Nagari Sumpur Ade Endriko membenarkan jika kerusakan terhadap bendungan irigasi batang sumpur disebabkan oleh debit air sungai yang tiba tiba meningkat dibandingkan saat hari biasa. Terlebih, sejak beberapa hari terakhir, intensitas hujan di wilayah Tanah Datar cukup tinggi, dan turut mempengaruhi debit air batang sumpur.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Ini disebabkan oleh curah hujan yang deras, dan menyebabkan adanya kerusakan terhadap bendungan irigasi. Batang sumpur ini airnya berasal dari gunung merapi dan ada juga yang dari Batipuh. Arahnya ke batang sumpur semuanya,” ucap Ade Endriko Dt. Sari Pado.

Dengan kondisi itu, pemerintah nagari berharap pemerintah Kabupaten Tanah Datar, melalui dinas terkait untuk bisa secepatnya menindak lanjuti kerusakan bendungan yang disebabkan oleh cuaca buruk itu.

“Bendungan ini masih dalam tahap pengerjaan. Dan Kami berharap, pemerintah melalui dinas PU untuk bisa menindaklanjutinya,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selain menghancurkan bendungan irigasi, akibat derasnya arus sungai batang sumpur juga memutus jalan PNPM yang merupakan satu satunya akses jalan pertanian bagi warga setempat. Kini, warga mesti melewati tanah milik warga untuk pergi ke muara maupun ke sawah.

“Jalan yang putus ini merupakan jalan PNPM. Jalan untuk warga ke sawah dan muara (danau singkarak). Jalan ini merupakan jalan bagi warga untuk mencari penghidupan,” katanya lagi.

Lebih lanjut, Walinagari mengatakan, tingginya debit air yang merusak bendungan irigasi yang terjadi belumlah seberapa. Saat ini, pihak Nagari mengkhawatirkan debit air yang lebih tinggi sehingga dapat merusak apa yang dilaluinya, termasuk rumah warga yang bermukim di tepi daerah aliran sungai batang sumpur.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Ini (arus sungai yang merusak irigasi) baru sepertiga pak. Kalau yang besarnya, masuk hingga kepemukiman warga. Jadi harapan kami, perbaiki oleh instansi terkait. Awalnya kami dari masyarakat dibuatkan batu bronjong, ternyata sampai sekarang belum. Kami berharap lah, dibuatkan bronjong agar air tidak sampai kepemukiman warga, “ tutupnya sambil menunjuk kawasan yang perlu dibuatkan bronjong oleh pemerintah Kabupaten Tanah Datar. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB