Gagal Pileg, Risnaldi Ibrahim Adu Nasib di Pilkada Pessel

Penulis -

Senin, 25 November 2019 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan,Prokabar — Gagal saat dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April lalu, tokoh masyarakat Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Risnaldi Ibrahim, kini mencoba mengadu nasib pada Pilkada pada 23 September 2020.

Risnaldi Ibrahim mengatakan, dirinya Senin 25 November 2019 siang telah mengambil formulir pada PDIP Sumbar,

“Insyaallah Jumat besok formulir pendaftaran akan serahkan kembali ke PDI, “katanya pada Prokabar.com melalui via telpon.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Politisi Nasdem itu menambahkan, PDIP merupakan partai pemenang pemilu 2019. Jika masyarakat Pessel memberikan kepercayaan kepadanya tentu akan mudah membawa dana pusat ke daerah.

“Kita lihat perkembangan dulu, saya fleksibel siap untuk nomor satu dan siap untuk nomor dua. Kita lihat perkembangan dan aspirasi masyarakat, “katanya.

Dilanjutkannya, kalau berbicara kemajuan daerah tentu harus punya hubungan baik dengan pusat. Apalagi PDIP merupakan pemenang pemilu yang kadernya di legislatif cukup dominan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Saya berusaha membangun jaringan itu untuk kemajuan daerah nantinya, “ujarnya.

Kepada masyarakat hendaknya sama-sama untuk membangun Pessel lebih baik dan lebih maju kedepan, harapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Organisasi Yeni S Tanjung mengatakan, hingga saat ini sudah ada dua nama yang mendaftarkan diri dan mengambil formulir ke DPD PDI.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dua nama tersebut yakni, Suherman dari PKB sebagai calon gubernur dan Risnaldi sebagai wakil bupati Pesisir Selatan.

“Pengembalian formulir terakhir pada tanggal 29, karena tanggal 30 kita rekap dan dikirim ke Jakarta,” ungkap Yenni.

Menurutnya, PDIP sangat terbuka dan bisa berkoalisi dengan partai maupun, apakah pendukung pemerintah atau tidak. “Kami sangat terbuka demi kemajuan bangsa,” tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB