Pasaman, Prokabar — Hujan deras yang mengguyur Pasaman sejak Sabtu (23/11) sore mengakibatkan bencana. Satu kejorongan di Jorong Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul terisolir.
“Iya, kampung saya dilanda bencana dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB tadi. Sekarang aktivitas warga jadi terhalang,” kata Yulisman, salah satu anggota DPRD Pasaman, Minggu (24/11).
Diakui Yulisman, terisolirnya Jorong Muaro Tais ini disebabkan jembatan di Air Lurah Dalam, Nagari Muara Tais yang menghubungkan Jorong Sei Bilut dan Jorong Muara Tais hanyut.
“Padahal jembatan itu satu-satunya akses masyarakat untuk beraktivitas dengan daerah luar atau ke pasar dan sebagainya,” kata Yulisman.
Diakuinya, di Jorong Muara Tais terdapat 265 KK dengan jumlah jiwa sekitar 952 orang.
“Tidak saja jembatan, banjir juga menghancurkan satu unit PLTA milik pemerintah daerah yang berfungsi untuk penerangan di kejorongan tersebut. Bencana ini sudah kami laporkan ke BPBD, semoga cepat ditangani,” tukas Yulisman. (Ola)
















