Galapuang Kembali Dilanda Banjir Bandang

Penulis -

Rabu, 20 November 2019 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Bencana banjir bandang kembali melanda Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu Malam (20/11). Namun kali ini, kondisi tersebut lebih parah ketimbang beberapa waktu lalu.

“Benar, banjir bandang kembali melanda warga Galapuang. Kali ini, 13 unit rumah, 1 unit MDA dan 1 unit masjid terkena dampaknya,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi saat dikonfirmasi Prokabar.com, Rabu (20/11).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Camat Tanjung Raya bersama Satgas TRC PB BPBD Agam, TKSK Kabupayen Agam, Wali Nagari dan masyarakat telah berada di lokasi. Melakukan proses evakuasi korban yang terdampak bencana tersebut. Keadaan hujan dan banjir yang masih deras, membuat proses eksekusi material banjir bandang terkendala.

 

Terdapat dua unit rumah yang hanyut dilanda banjir milik warga atas nama Rusdi (53) dan Rosni (80). Sementara bangunan terkena banjir milik Lisa Masni (42), Ermawati (62), Tomi Saputra (38), Elizar (55), Murniati (55), Libra (45), Nurhayati (67), Roni Marta, Roza Linda, Nursima, Mardi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain 13 unit rumah warga mengalami rusak ringan, sedang dan berat. 1 unit rumah MDA dan 1 unit masjid mengalami rusak berat. “Total jumlah Kepala Keluarga terkena dampaknya sebanyak 13 KK dengan total 80 jiwa,” terang Camat Tanjung Raya.

Kejadian bekisar pukul 18.30 WIB saat curah hujan cukup tinggi. Sementara, banjir bandang tersebut menyebabkan dua titik longsor. “Lokasi pertama berada di pusat Jorong Galapuang di Masjid Istiqlal. Titik kedua berada di Banda Cikal. Tim BPBD, Satpol PP dan Damkar Agam beserta Camat, KSB dan Masyarakat masih menunggu hujan reda. Untuk sementara, warga yang terkena musibah mengungsi di rumah tetangga terdekat,” pangkas Handria Asmi. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB