Padang, Prokabar — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk pencegahan stunting.
Salah satu wujud dari komitmen tersebut dibuktikan melalui kerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Lima Puluh Kota berupa Penyelenggaraan Diseminasi Informasi yang dikemas dalam bentuk “Ciloteh Lapau” (Cerita Warung).
Kepala Diskominfo Sumbar, Yeflin Luandri menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan diseminasi dalam bentuk Ciloteh Lapau ini. Ia berharap agar kegiatan serupa terus dilaksanakan dan dikembangkan di sejumlah daerah di Sumatra Barat.
“Saya yakin dampaknya akan sangat positif, khususnya dalam mengampanyekan program pemerintah langsung kepada masyarakat,” kata Yeflin dilansir Prokabar dari MC Sumbar.
Disamping itu Yeflin juga mengatakan bahwa, keberadaan Media Tradisional dan Kelompok Informasi Masyarakat sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah. “Ini adalah dua komponen masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam hal penyebarluasan informasi,” ujarnya.
Kegiatan diselenggarakan dengan melibatkan sejumlah pihak, antara lain 45 orang tokoh masyarakat dari unsur nagari, serta melalui kolaborasi media tradisional Pituah Bundo dengan kelompok informasi masayarakat dengan mengusung dan mengkampanyekan tema tunggal “Stop Stunting di Kab. Lima Puluh Kota”.
Disamping mengampanyekan stop stunting melalui Cilotehan Lapau, kegiatan ini sekaligus memberikan hiburan dalam bentuk kesenian tradisional Minangkabau. (*/hdp)
















