Terkait Sosok Bakal Calon Pemimpin Tanah Datar, Ini Kata Perantau Nagari Labuah

Penulis -

Minggu, 17 November 2019 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Enidar Asgani, perantau asal Nagari Labuah, memberikan dukungannya kepada Wahyu Iramana Putra sebagai bakal calon Bupati Tanah Datar pada Pilkada 2020 mendatang.

Menurutnya, Wahyu IP juga merupakan sosok pemimpin yang mampu membenahi Tanah Datar lima tahun kedepan, terlebih dengan pengalaman sebagai legislatif di ibu kota provinsi Sumatera Barat, Kota Padang.

Pada pilkada mendatang, berbagai harapan ditumpangkan perantau terhadap bakal calon Bupati Tanah Datar. Sebagai warga Tanah Datar yang berdomisili di perantauan, mereka sangat berharap adanya sosok kepala daerah yang bisa membawa Tanah Datar ke arah yang lebih baik.

Tanah Datar dengan potensi alamnya yang sangat luar biasa, maka sangat dibutuhkan “lecut tangan” seorang pemimpin yang bisa membawa Tanah Datar lebih terarah dan lebih baik, terutama dalam sektor pariwisata. Menurutnya, Tanah Datar sangat potensial, namun kondisi saat ini hanya tidak tertata rapi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kota juga demikian. Kayak lapangan, jaman dulu bagus sekali itu lapangan. Namanya lomba taruna. Tapi sekarang ko berantakan ya,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi tata kota, seperti kondisi pasar Batusangkar. Lebih lanjut ia mengatakan, pasar Batusangkar tidak berubah, terlebih pada pengelolaan parkir.

“Mungkin karena kita biasa di rantau, parkir kayaknya semberawut. Banyak hal yang bisa diperbaiki kedepan, dan kita sangat berharap sebagai perantau,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Secara umum, perantau menginginkam Tanah Datar jauh lebih baik kedepannya. Ia menilai, Tanah Datar bisa meniru kabupaten lain yang lebih maju dalam pengelolaan kota yang berestetika.

“Contohnya Sawahlunto. Di Sawahlunto itu sangat tertata rapi, kotanya. Peninggalan lama itu (sejarah) dibuat sedemikian rupa untuk objek wisata yang menghasilkan income untuk daerahnya,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut ia mencontohkan, seperti Pagaruyung yang selama ini menjadi destinasi andalan Tanah Datar juga dinilai belum rapi dan tertata dengan baik. Pagaruyung saat ini juga membutuhkan infrastruktur penunjang, seperti lokasi parkir dan berjualan yang representatif, serta tempat duduk bagi wisatawan disekitaran objek wisata Pagaruyung.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kalau ada tempat duduk di Istano Pagaruyung, turis atau wisatawan yang capek berkeliling bisa istrahat, turis juga bakal nyaman duduk sambil minum makan dengan menikmati alam Pagaruyung,” kata wanita yang akrab disapa uni En ini.

Ia juga berharap, kampung halamannya Nagari Labuah hendaknya dapat akses penerangan dari pemerintah. Karena selama ini, ruas jalan dari Silabuak hingga jorong Piliang sangatlah gelap tanpa penerangan.

“Desa atau Nagari Labuah penerangannya kurang. Mungkin tidak hanya Desa Labuah ya. Mungkin Desa lain juga demikian. Mungkin nanti bisa diperhatikan lebih baik,” tutupnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB