Seluruh ASN Harus Mampu Merespon Pengaduan Masyarakat, Ini Kata Sekda Pessel

Penulis -

Selasa, 12 November 2019 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Erizon menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu merespon cepat, terkait pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekda, Erizon, saat membuka acara sosialisasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) sebagai Sistem Pengelolaan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) di Hotel Hannah Painan, Selasa (12/11).

Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapedalitbang) Pesisir Selatan, Yozki Wandri dan diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah, Kabag di lingkup Setda, Kasubag Umum dan kepegawaian dan admin pengelolaan aplikasi pengaduan (SP4N) di lingkup Pemkab Pesisir Selatan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Lebih lanjut dikatakan, setiap laporan masyarakat yang disampaikan melalui SP4N harus direspon segera. Responnya tidak hanya sebatas jawaban normatif, tetapi harus ada tindak lanjut dan solusi konkrit.

“Jadi, kalau ada pengaduan dari masyarakat harus dijawab dengan tuntas serta solusinya secara nyata,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Agar jawabannya cepat, kepada admin harus tanggap jika ada pengaduan, kata Sekda, harus dilaporkan kepada perangkat daerah bersangkutan pada hari yang sama. Jika kepala perangkat daerah tidak mampu memberikan solusi, maka segera laporkan kepada sekda dan bupati.

Dikatakan, penerimaan laporan dan tindaklanjut oleh masing masing perangkat daerah akan dievaluasi secara berkala.

Lebih lanjut disampaikan, selaku aparatur pemerintah, ASN harus menyadari kalau kondisi sudah berubah, perubahan ditandai dengan berbagai fenomena sosial dan perkembangan teknologi yang ada dewasa ini.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Persoalan yang ditemui masyarakat bisa saja disampaikan kepada pejabat di berbagai tingkatan dalam waktu singkat.

“Masyarakat dengan mudah dapat melaporkan permasalahan yang mereka hadapi kepada pejabat seperti bupati, gubernur bahkan presisen melalui media sosial dengan begitu cepat,” katanya.

Untuk itu aparatur harus cepat tanggap terhadap permasalahan yang ada ditengah tengah masyarakat, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB