Tahun Depan, Sosialisasi Bahaya Narkoba TFP2N Pessel Sasar Aparatur Nagari

Penulis -

Selasa, 8 Oktober 2019 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Tim Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (TFP2N) Kabupaten Pesisir Selatan bakal memberikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi aparatur pemerintah nagari (Pemnag) di 15 kecamatan tahun 2020 mendatang.

Kabag Kesbangpol Setdakab Pessel, Hardi Darma Putra, mengatakan sosialisasi itu amat penting, sehingga aparatur pemerintah nagari mengetahui bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus melakukan upaya pencegahannya.

“Kemudian setelah mengikuti sosialisasi itu, diharapkan aparatur pemerintah nagari bisa mengajak masyarakat untuk menjauhi dan memberantas narkoba.” ungkapnya dilansir Prokabar dari MC Pessel.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, nanti masing-masing nagari mengirim 5 orang utusan yang merupakan aparatur pemerintah nagari bersangkutan untuk mengikuti sosialisasi tentang bahaya narkoba tahun 2020 mendatang.

“Di samping itu, sebanyak 15 sekolah juga akan diberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Sedangkan untuk tahun 2019 ini sudah 15 sekolah diberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut dikatakan, pemkab terus proaktif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa.

Langkahnya adalah dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke siswa. Dalam sosialisasi, tim mengimbau agar siswa selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran dan pengaruh narkoba.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Karena, zat terlarang tersebut sangat berbahaya  bagi kelangsungan kehidupan baik secara fisik maupun psikis penggunannya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, narkoba akan mudah masuk ke daerah ini kalau tidak adanya pengawasan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Oleh karena itu, seluruh elemen harus bersatu memberantas peredaran dan penggunaan narkoba. Apalagi di kalangan remaja yang dinilai rentan terhadap pengaruh narkoba. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB