Jakarta, Prokabar — Pertemanan dan kecintaan pada musik menyatukan Edi Suranta Tarigan ‘Edot’ (vokal), Prio Prihanggo ‘Anggo’ (gitar), Ferdiansyah S ‘Ubay’ (keyboard) dan Novantri Cahaya ‘Vann Ong’ (drum).
Grup band yang menamakan dirinya Ikhlas ini terbentuk 2010 silam. Sukses dengan single perdana mereka yang berjudul ‘Assalamualaikum Cinta’, Ikhlas Band kembali hadir dengan single keduanya ‘Hey Mantanku’.
Lagu ciptaan Ferdi dan Anggo ini mengisahkan tentang kerinduan seseorang pada sang mantan.
“Lagu ini tentang seorang yang sudah lama banget nggak ketemu mantannya. Tapi dia masih sayang dan ingin ngajak balikan lagi. Dia baru sadar kalo mantannya itulah yang terbaik dan pengen ngejalanin hubungan yang lebih serius lagi. Dia berpikir terus mantannya ini ada dimana yah. Pokoknya dia kangen terus sama mantannya,” jelas Ferdi.
Inspirasi dari lagu ini muncul ketika Ferdi dan Anggo sedang nongkrong di satu tempat. Tiba-tiba saja terlintas di pikiran mereka tentang kabar mantan.
“Saat lagi kumpul bareng, tiba-tiba ada ide. Lucu juga kalau buat lagu dengan tema mantan. Pasti banyak orang yang mengalami seperti ini kan! Suka mikir ‘mantan gue apa kabarnya ya’, ‘sekarang dia dimana ya’ atau ‘dia masih sayang nggak ya sama gue’,” ujar Ferdi menambahkan.
Sebagai aransemen musiknya, Ikhlas Band mengusung genre Pop Melayu. Mereka mengemas lagu ini dengan musik medium beat dengan lirik yang sederhana namun mudah diingat. Melodinya yang unik dan catchy, bakal mudah membuat anda bergoyang saat mendengarkan lagu ini.
“Semua aransemen musik kami yang buat sendiri. Mulai dari take vocal dan alat musik, operator mixing hingga mastering, kami kerjakan sendiri. Pokoknya kami mandiri banget lah di lagu ini,” tutur Edot.
Meski hadir sebagai pendatang baru di dunia musik Indonesia, Ikhlas Band serius menjalani karir di dunia musik. Tetap berkomitmen produktif membuat karya, walau band ini masih berdomisili di kota Lampung hingga saat ini.
“Kami sih berharap di lagu ini, dengan lagu enteng banget buat didengar, bisa diterima dulu oleh semua kalangan masyarakat Indonesia. Alhamdulillah jika bisa sukses di pasaran,” tutup Ferdian. (beb)
















