Bupati Pesisir Selatan Dinilai Gagal Memimpin Daerah, Ini Kata Mahasiswa

Penulis -

Kamis, 3 Oktober 2019 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Sejumlah aktifis yang tergabung di perguruan tinggi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), menilai Bupati Hendrajoni gagal memimpin daerah.

Mereka mengkritisi kepemimpinan Bupati Pessel Hendrajoni yang dinilai dengan sengaja menghentikan pembangunan gedung RSUD M. Zein.

Para mahasiswa mengawali aksinya dengan berjalan kaki di depan kantor Bupati sambil menyorakan ketidakadilan pemerintah dan DPRD dalam menjalankan tugasnya.

Sayangnya Bupati Pessel, Hendrajoni tidak hadir dalam aksi tersebut, mereka hanya disambut oleh Sekda Erizon dan Ketua DPRD Ermizen.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Mereka dengan pemerintah mendapatkan kesepakatan untuk beraudensi di gedung DPRD Pessel.

“Kami menilai Bupati Hendrajoni gagal memimpin daerah, sebab tidak ada progres kemajuan daerah ini, apalagi pembangunan RSUD di hentikan dengan sengaja. Pemerintah yang sekarang ini justru lebih buruk dari sebelumnya,” kata salah seorang peserta aksi demo, Hardiansyah Kurniawan, Kamis (3/10).

Sangat disayangkan Gedung baru RSUD M. Zein Painan dibangun melalui pinjaman pada PIP sebesar Rp99 miliar, berdasarkan Perda nomor 4 tahun 2013, tentang Pinjaman Pemerintah Daerah Pada PIP lalu dihentikan sepihak, ungkapnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dari dana tersebut Rp96 miliar dipakai untuk konstruksi. Sedangkan sisanya yang sebesar Rp3 miliar digunakan sebagai biaya pengadaan peralatan kesehatan (Alkes).

Kebobrokan Hendrajoni tersebut bahwa pemerintah tetap membayar utang ke PIP. Membayar utang ke PIP dengan gedung tidak selesai tentu merugikan masyarakat Pessel lagi.

Alasan Hendrajoni menghentikan pembangunan RSUD M Zein itu tidak lah mendasar, hanya pembangunan di atas bukit, lalu Hendrajoni seenaknya saja menghentikan pembangunannya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kalau memang iya Hendrajoni menghentikan pembangunannya tentu melalui presedur berupa Perda, sebeb meminjam uang melalui Perda,” ujarnya.

Ia menyebut, daerah ini ternyata banyak masalahnya, salah satunya pembangunan RSUD M Zein dihentikan sehingga merugikan daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sekda Pessel, Erizon mengatakan, tuntutan mahasiswa ini akan disampaikan nanti ke Bupati.

“Saya sudah menelpon Bupati, kata beliau (Hendrajoni) akan berdiskusi secepatnya dengan mahasiswa, sebeb bupati sedang berada diluar daerah,”tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB