Wabup Pessel Kunjungi Warga Terdampak Abrasi

Penulis -

Senin, 30 September 2019 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar mengunjungi posko pengungsian masyarakat terdampak abrasi pantai di Kampung Muaro, Kenagarian IV Koto Hilia, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan. Minggu (29/9).

Wabup tiba sekitar pukul 21.30 Wib malam ketika dalam kondisi hujan. Pada kesempatan itu, dia berharap agar masyarakat yang rumahnya ambruk akibat amukan gelombang pasang air laut tetap tabah dan sabar atas musibah yang dialami.

Kedatangan Rusma Yul Anwar juga membawa bantuan konsumsi secara pribadi untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat pengungsi terdampak abrasi.

Dilokasi, Wabup langsung disambut oleh masyarakat setempat, Camat Batangkapas, Wendra Rovikto, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan, Zulfian Alfianto.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sebelumnya, Camat Batangkapas, Wendra Rovikto mengatakan, terdapat 25 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Muaro terdampak abrasi pantai. Namun hingga Senin (30/9) bertambah menjadi 30 KK.

Akibat abrasi, diketahui sebanyak 13 rumah rusak berat, 11 rumah kebanjiran dan tertimbun pasir,1 gudang ikan rusak berat, 1 bangunan bumnag rusak berat serta 15 Kepala Keluarga mengungsi (64 orang), ungkapnya.

Selain itu disampaikan juga puluhan warga terdampak abrasi telah mengungsi dalam tiga tenda yang disediakan oleh dinas sosial setempat. Pada malamnya jumlah tenda pun bertambah menjadi enam karna banyaknya warga dan anak-anak menempati posko pengungsian.

“Sementara puluhan warga lainnya ada juga yang pergi kerumah kerabat terdekat mereka, “ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Salah seorang warga setempat, Boni (43) mengatakan, gelombang tinggi memuncak pada Minggu (29/9) mulai dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB pagi hari.

“Yang paling parah itu, tadi pagi Minggu (29/9). Warga berhamburan keluar rumah karena air laut menerobos kencang menghempas rumah, “ujarnya.

Ia menambahkan, ketinggian ombak yang menerobos bangunan mencapai lima meter serta menghempas rumah masyarakat dibibir pantai sepanjang lima belas meter.

Masyarakat yang berdampak abrasi pantai sekarang terpaksa mengungsi di tenda dan rumah warga lainnya.

Warga lainnya, Nofi (34) salah seorang warga yang rumahnya ambruk akibat gelombang berharap pemerintah daerah dapat mengupayakan bantuan agar kehidupan mereka normal kembali.

Rumahnya yang hancur tidak bisa dihuni lagi. Kini dirinya bersama istri dan dua orang anaknya terpaksa mengungsi di tempat sanak saudaranya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pantauan Prokabar.com dilapangan , terlihat puluhan warga yang terdampak abarasi mengumpulkan sisa-sisa bangunan rumah miliknya.

Mereka mengumpulkan kayu-kayu bangunan yang patah yang masih bisa dimanfaatkan.

Sebagian lagi, masyarakat yang tinggal di bibir pantai  menumpuk pasir kedalam karung sebagai antisipasi awal dari ancaman abrasi.

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Gusrizal mengatakan, bahwa persoalan abrasi di Muaro Batangkapas tersebut bakal diupayakan penanganan solusinya.

“Kita sedang usahakan bantuannya melalui Balai BWS V. Besok, Senin (29/9) Dinas PSDA diundang rapat di Kementrian PUPR untuk membicarakan penanganan tanggap daruratnya, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB