Kodim 0304 Agam Mulai Bantu Masyarakat Tertibkan KJA di Danau Maninjau

Penulis -

Selasa, 24 September 2019 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Victor Andhyka Tjokro memulai aksi penertipan dan pembersihan keramba jaring apung di Selingkar Danau Maninjau, Senin (23/9) kemarin. Setelah melakukan kesepakatan dengan Pemerintah Kabupaten Agam, simulasi menjadi langkah awal mengukur kekuatan dan teknik pengangkatan KJA atau keramba jaring apung yang akan diangkat.

“Kemarin, kita Kodim 0304 Agam beserta stakeholder, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya dan Pemerintah Kenagarian Sungai Batang melaksanakan simulasi pengangkatan keramba jaring aping di Danau Maninjau. Kita bekerjasama untuk melakukan penataan sebagai dampak buruk dari over kapasitas keramba dan merusak danau,” ungkap Dandim 0304 Agam tersebut, Selasa (24/9).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini, keramba jaring apung saat ini sudah mencapai 17 ribu unit KJA. Sementara kapasitas daya tampung danau untuk KJA hanya 6 ribu unit. “Karena dampak lingkungannya sangat besar. Dimana hasil KJA tersebut pelet makanan ikan itu, mengendap di bawah dasar danau. Menyebabkan polusi dna mencemari air danau, ditambah bau busuk ke permukaan. Kondisi itu memicu tuba atau tubo belerang dan ikan banyak yang mati karena kehabisan oksigen,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sehingga pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Agam melakukan pengangkatan dan diawali simulasi. Sehingga bisa menghitung kekuatan dan jumlah keramba yang dapat diangkat dari permukaan Danau Maninjau.

“Personil yang kita persiapkan tergantung simulasi hari ini. Berapa kekuatan kita dan berapa KJA yang terangkat nantinya. Yang pasti, personil kita siapkan. Personil tidak hanya dari Kodim 0304 Agam saja, tetapi juga ada dari Batalion 131 Payakumbuh, Tenaga Medis atau Kesehatan dan Paldam,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

KJA ternyata terdapat dua jenis bentuk fisik, pertama terbuat dari kayu dan ada juga terbuat dari besi. Hal ini kita melibatkan Paldam yakni Pasukan khusus untuk Peralatan yang dapat memotong-motong besi KJA tersebut. “Personil kita siap berapa yang akan dibutuhkan dan dapat kita angkat semaksimal mungkin. Untuk waktu, kita tidak ditargetkan atau dipatok secara pasti, namun setelah penghitungan nanti kita bisa tau, sekitar 2 atau 3 bulan kedepan, KJA dapat kita tuntaskan,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB