Kabut Asap di Padang Kian Tebal dan Rendah: Berbahaya

Penulis -

Senin, 23 September 2019 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar —Memasuki Senin (23/9) kabut asap di Padang kian tebal dan semakin rendah. Napas mulai sesak dan mata perih.

BMKG mencatat, Hari Senin adalah kondisi dengan cuaca terburuk di Sumatera Barat. Minggu siang baku mutu udara mencapai 341 ug/m3.

Sementara itu sejumlah kabupaten dan kota sudah meliburkan pelajar, untuk menghindari ancaman penyakit pernafasan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Warga sudah banyak yang mengidap ispa.

Terburuk Tahun ini

Grafik PM10 indikator polutan partikulat seperti debu dan partikel asap  sejak siang dan malam 22 September 2019 hari konsisten berada di atas baku mutu atau nilai yang ditolerir. Siang hari   kemarin mencapi 341 ug/m3 dan malam hari berkisar pada 150-250 ug/m3. Baku mutu PM10 = 150 ug/m3.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berdasarkan citra Himawari-8 sebaran asap merata di wilayah Sumbar. Komponen angin dari timur yang mengarah dari Riau dan Jambi.

Berdasarkan model analisis iklim global sebaran asap mengarah ke daerah sisi barat Sumbar seperi Padang dan Pariaman.

Kepekatan asap berdasarkan indikator AOD diprediksi masih akan mencapai maksimum pada senin siang hari ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pandangan mendatar secara umum kurang dari 2 km.

*Info selengkapnya* :

Website :

http://www.bmkg.go.id

*http://gaw.kototabang.bmkg.go.id*

Playstore : GAWku

Facebook : BMKG Bukit Kototabang

Twitter : BMKG Bukit Kototabang

Instagram : gawkototabang

WA/Telp : 0819 299 96169

Youtube : Media GAW BKT

Email : [email protected]

Demikian Kepala Stasiun GAW

Bukit Kototabang

Wan Dayantolis.

(laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB