Malu Melahirkan Anak Tanpa Suami, Seorang Janda di Tanah Datar, Nekad Bunuh Sang Bayi

Penulis -

Jumat, 20 September 2019 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — RD (37), warga jorong Baruah Bukik Nagari Andaleh, Kecamatan Sungayang Tanah Datar nekad membunuh bayi yang baru ia lahirkan, pada selasa (17/9) kemaren. Kasus ini akhirnya terungkap, setelah warga menaruh curiga terhadap gelagat pelaku, jumat (20/9).

Menurut keterangan aparat kepolisian,awalnya kasus ini dilaporkan warga ke pihak kepolisian sektor sungayang, dimana warga menaruh curiga terhadap pelaku yang menyiram tanaman disekitar tempat bayi tersebut dikuburkan. Padahal, sepengetahuan warga, disekitar tempat pelaku menyiram tersebut tidak ada tumbuh tumbuhan atau tanaman yang patut untuk disiram. Selain itu, warga juga curiga dengan badan pelaku yang sebelumnya agak gemuk dan tiba tiba menjadi kurus.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian bersama tokoh masyarakat dan perangkat nagari lansung menuju lokasi, dan melakukan penggalian tepat disamping rumah pelaku, benar adanya ditemukan bayi yang telah dikafani dari dalam gundukan tanah,” ucap Kasat Reskrim AKP Purwanto melalui anggota unit PPA Polres Tanah Datar Briptu Tulus Sulistyo Pratomo.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada petugas, ia melahirkan bayinya seorang diri pada selasa pagi (17/9). Diduga karena malu melahirkan bayi tanpa suami, kemudian pelaku membekab bayi malang tersebut hingga meninggal dunia. Pada siang harinya, pelaku menguburkan jasad bayi tersebut tepat disamping rumah.

” ia membekap bayi tersebut sekitar 10 menit. Sebelum meninggal, bayi itu sempat kejang kejang. Dan sebelum dikuburkan, ia juga berusaha hendak meminta pertolongan warga, namun tidak menemukan pada siapa hendak minta tolong hingga ia menguburkan seorang diri. Itu diakuii oleh pelaku,” tambahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia menambahkan, untuk sementara motif dari pelaku nekad menhilangkan nyawa anak yang baru ia lahirkan dari rahimnya tersebut, karena malu telah melahirkan anak dari hasil hubungan gelap.

Sementara itu, pihak kepolisian juga akan memintai keterangan dari laki laki yang telah mengahamili pelaku hingga melahirkan. Hal ini dilakukan guna mencari tahu sejauh mana hubunhan laki laki tersebut dengan pelaku.

“Berdasarkan keterangan pelaku, jika ia telah 6 kali melakukan hubungan badan dengan laki laki yang diketahui masih satu kampung dengan pelaku, laki laki itu juga duda,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini jasad sang bayi malang telah dibawa ke RS bayangkara untuk keperlur autopsi. Untuk sementara, pelaku telah diamankan di Mapolres Tanah Datar.

“Mengingat kondisi pelaku yang masih lemah usai melahirkan, pihak penyidik akan merujuk pelaku terlebih dahuku kerumah sakit umum daerah Batusangkar untuk cek kondisi kesehatan pelaku lebih lanjut. Setelah sembuh, baru kita mintai keterangan lebih mendalam,” tutupnya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Undang undang pidana pasal 241, menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB