Lanjutkan Demo, Mahasiswa Paksa Masuk Kantor Gubernur Sumbar

Penulis -

Rabu, 18 September 2019 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat memaksa masuk kantor gubernur, setelah hampir tiga jam menunggu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Ratusan mahasiswa yang menggelar aksi kesal karena tidak ditemui gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Pasalnya sebelumnya mereka sudah menggelar aksi serupa dan dijanjikan akan bertemu langsung dengan orang nomor satu di Sumbar tersebut.

Mahasiswa yang mendesak masuk terhalang pintu yang dijaga petugas. Akhirnya sempat terjadi saling dorong pintu dengan petugas kepolisian dan Satpol yang bertugas. Namun akhirnya mahasiswa berhasil masuk, sambil berlari mereka mencari gubernur.

Ratusan mahasiswa menyebar dari lantai satu hingga lantai empat kantor gubernur namun hasilnya nihil. Sebagian dari mereka bertahan di lantai satu.

Dalam aksinya mahasiswa juga sempat membakar ban dan boneka pocong dan meminta agar media tidak memplintir aksi mereka yang membakar ban.

“Media harus hati-hati, jangan plintir aksi kami, kalau diplintir kita siap boikot,” ujar salah seorang orator demo.

Hingga pukul 16.10 WIB ini mahasiswa masih bertahan di halaman kantor gubernur menunggu orang nomor satu di Sumbar tersebut. Untuk diketahui aksi hari ini merupakan aksi lanjutan hari sebelumnya.

Dalam tuntutannya mahasiswa mendesak gubernur Sumbar menyelesaikan persoalan kabut asap serta menyediakan fasilitas kesehatan gratis untuk masyarakat yang terpapar kabut asap.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB