Kembali Lakukan Terobosan, Kapolres Agam Jalin Kerjasama Pondok Pesantren MTI Bayur

Penulis -

Jumat, 13 September 2019 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Meski hendak pindah tugas ke Kota Solok, Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwadi masih menyempatkan melakukan terobosan kerjasama dengan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (12/9). Kerjasama dalam pembelajaran kurikulum Bahaya Laten Narkoba tersebut telah inten sejak 2018 lalu itu, terus mendapatan sambutan positif dari banyak kalangan dunia pendidikan. Seperti SMK Negeri 1 Tanjung Raya, MAN 4 Agam, MTsS Koto Kaciak, SMPN 1 Tajung Raya dan Pondok Pesantren Prof, Dr.Buya Hamka.

Kesepakatan berawal koordinasi KBO. Sat Binmas Polres Agam, Iptu Akhiruddin dengan Pimpinan Pondok Pesantren MTI Bayur, A. Imam Mangkuto.

“Program ini salah satu strategi kita dalam pencegahan, melawan bahaya laten narkoba di tengah masyarakat, terutama di dunia pedidikan,”terang Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi saat melakukan saring dengan pihak pondok pesantren MTI Bayur, Kamis (12/9).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pertemuan di aula Ponpes di Nagari Bayur tersebut sekaligus penandatangaan kesepakatan antara pihak Polres Agam dengan Ponpes MTI. “Terobosan tersebut saah satu upaya Polri mengantisipasi bahaya narkoba yang korbannya adalah anak-anak sekolah. Setelah menjadi mata pelajaran, diharapkan generasi muda kita terbebas dari bahaya narkoba,”ungkap AKBP Ferry Suwandi.

Narkoba merupakan musuh utama bangsa Indonesia saat ini. “Negara kita sudah sangat serius memerangi peredaran narkoba yang sedang terjadi ditengah masyarakat. Bangsa asing maupun sekelompok pengkianat bangsa, menginginkan bangsa ini hancur dengan meracuni generasi muda dengan narkoba. Apabila generasi muda kita telah rusak, negara ini akan mudah untuk dikuasai,” turur Kapolres Agam.

Senada dengan KBO Sat Binmas Polres Agam, Iptu Akhiruddin, program tersebut sangat penting dan dibutuhkan dunia pendidikan. Pasalnya, melihat perkembangan zaman, narkoba merambah kepada anak-anak didik. “Sudah sepatutnya kita sebagai orang tua, ninik mamak dan cadiak pandai mencari solusi, mengatasi bahaya laten narkoba,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia sangat bangga dapat menjadi tenaga pendidik memberikan materi pelajaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut.”Melalui izin Kapolres Agam, kami berkesempatan menyalurkan ilmu pengetahuan dan merumuskan sebuah buku Bahaya Laten Narkoba ini. Dan berkesempatan memberikan materi pelajaran masuk ke kurikulum sekolah. Dampaknya, sangat jauh terasa terhadap pencegahan bahaya narkoba pada anak didik,” Kata Iptu Akhiruddin.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes MTI Bayur, A. Imam Mangkuto sangat senang terjalinya kerjasama dengan Polres Agam tersebut. Ia sangat menyadari betul,Nagari Bayur dan umumnya di Kecamatan Tanjung Raya menjadi salah satu sasaran utama peredaran narkoba.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Alhamdulillah, pada prinsipnya kami sangat apresiasi dari program Polres Agam ini. Kami sebenarnya sempat kehilangan jalan, sejak terbukanya jalinan kerjasama ini, kami rasa ini sangat cocok. Seluruh santri sangat sepakat, bahkan banyak rombel lainnya meminta untuk bisa mendapatkan pelajaran tersebut. Sebagian mereka juga sudah membeli buku yang telah dianjurkan,”ujar A. Imam Mangkuto.

Ia melanjutkan pelajaran bahaya laten narkoba ini dapat dipahami anak didik sehingga menjadi pelopor dan corong sosialisasi bahaya narkoba di setiap dan dimanapun ia berdomisili. “Kami dari para ustad, ustazah dan santriwan-santriwati menyepakati, akan menjadi pelopor bahaya laten narkoba dimana ia tinggal. Dan yang akan mengikuti nantinya terdiri 80 orang santri dari 4 rombel menjadi 2 rombel. Semoga program ini melahirkan pelopor perjuangan melawan bahaya laten narkoba,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB