Keluarga Mahasiswi Unand yang Ditemukan Tewas Tergantung Menolak Otopsi

Penulis -

Rabu, 4 September 2019 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pihak kepolisian menyebutkan keluarga dari mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan tewas tergantung pada Selasa (3/9) sore menolak untuk dilakukan otopsi.

“Keluarga sudah menandatangani pernyataan menolak dilakukan otopsi, karena hal itu otopsi tidak dilakukan,” kata Kapolsek Pauh Kompol Hamidi, Rabu (4/9).

Ia mengatakan pernyataan itu ditandatangani oleh orang tua laki-laki korban yang bernama Meysi Aulia (19) itu.

Komunikasi dengan pihak keluarga dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, setelah itu jasad korban dibawa keluarga ke Jambi.

Namun demikian, Hamidi mengatakan penyelidikan terhadap peristiwa itu masih dilakukan.

Sebelumnya, Mahasiswi Universitas Andalas (UNAND) Meysi Aulia (19) ditemukan tergantung di rumah kos di Jalan Kapalo Koto Nomor 48 Pauh, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

“Peristiwa itu diketahui pertama kali saat temannya bernama Intan (19) masuk kamar, ketika membuka pintu terlihat korban sudah tergantung di jendela kamar,” ujar seorang saksi Yuni Fitria (36).

Setelah itu teman sekamar korban tersebut memberitahunya, dan ia langsung melaporkan kejadian pada ketua RT setempat.

Korban diketahui mahasiswi semester tiga jurusan Administrasi Publik dan berasal dari Jambi.

Tak lama berselang, polisi mendatangi lokasi kejadian usai mendapat laporan masyarakat, dan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB